Kyiv – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan berlanjut setelah serangan rudal oleh tentara Rusia di kota Dnipro.
Mengutip Anadolu Agency, Ahad (15/1/23), Zelenskyy menyebut rudal Rusia menghantam sebuah bangunan tempat tinggal berlantai 9 di kota Dnipro di negaranya.
“Upaya pencarian dan penyelamatan berlanjut di bidang puing-puing,” ujarnya.
Dia menyebutkan bahwa jumlah warga sipil yang kehilangan nyawa akibat serangan itu meningkat menjadi 30 orang dan lebih dari 30 orang hilang.
“Operasi penyelamatan akan berlanjut selama masih ada sedikit harapan untuk menyelamatkan nyawa,” kata Zelenskiy.
Zelenskiy menuduh Rusia mengorganisir serangan terhadap warga sipil di Ukraina dan mencatat bahwa mereka terus bekerja untuk meningkatkan sanksi terhadap negara ini.
Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di area reruntuhan
3 hari berkabung diumumkan di Dnipro karena banyak warga sipil kehilangan nyawa dalam serangan itu.
Tenda didirikan untuk warga sipil tunawisma di ladang puing, di mana upaya pencarian dan penyelamatan terus berlanjut.
Teh panas, kopi, dan makanan disajikan di meja yang didirikan di sekitar kediaman tempat tinggal sekitar 400 warga sipil sebelum penyerangan.
Di sisi lain, menilai perkembangan terkini di front negaranya, di mana perang melawan Rusia berlanjut.
Zelenskiy mengatakan bahwa bentrokan panas terus berlanjut di wilayah Donbas.
Menurutnya bentrokan paling intens terjadi di wilayah Luhansk dan Donetsk.
“Perang berlanjut tanpa jeda untuk wilayah Luhansk untuk Soledar, Bahmut, dan seluruh wilayah Donetsk,” jelasnya.
(Red/Sumber)











