PANGLIMA TNI BAKAL PIDANAKAN OKNUM PRAJURIT TNI PENENDANG SUPORTER DI STADION KANJURUHAN MALANG

Hukrim442 Views

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan akan menindak tegas oknum prajurit yang sengaja menendang suporter usai pertandingan Arema FC kontra Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam.

“Ini bukan etik, tapi pidana,” ujar Jenderal Andika seperti dikutip Media Indonesia Senin (3/10/22).

Andika berjanji akan melakukan investigasi karena kekerasan terhadap suporter yang videonya viral di media sosial di luar kewenangan TNI.

“Kami lakukan investigasi sekaligus kita lanjutkan dengan proses hukum. Karena apa? Karena memang yang viral itu, itu kan sangat jelas tindakan di luar kewenangan,” tegas Andika.

“Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tidak. Tetapi pidana,” tambahnya.

Menurut Panglima, tindakan oknum TNI yang melakukan tendangan kungfu ke bagian punggung salah satu suporter di dalam lapangan sudah sangat berlebihan.

Andika pun mengimbau kepada warga agar mengirimkan video-video lain yang bisa membantu TNI mencari tahu siapa oknum prajurit yang melakukan aksi kekerasan terhadap warga.

“Kalau ada video lain yang juga memperlihatkan secara clear kita akan bisa menindaklanjuti sebanyak mungkin,” ungkapnya.

Andika menyebut Mabes TNI nantinya yang akan bertugas untuk mengusut tragedi tersebut.

Andika juga berjanji akan menelusuri lebih lanjut dan menuntaskan perkara tersebut sampai dengan Selasa (4/10) sore.

“Kita janji. Kami juga sambil menunggu apabila ada video-video lain yang bisa dikirim ke Puspen,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar video di medsosyang memperlihatkan oknum prajurit melakukan aksi tendangan brutal ke arah suporter yang tengah berlarian di lapangan.

Kejadian tersebut terjadi usai pertandingan sepak bola Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam.

 

(Red/Sumber)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *