CINA SEMUA KOMPONEN DIPAKAI MELOLOSKAN TUJUAN MEREKA

Opini272 Views

Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Bekasi- Jadi Cina Komunis jangan dianggap sebelah mata. Semua potensi yang bisa digarap dipakai semua dan tidak mengenal ras. Yang namanya dia Cina tetap Cina. Benar kata Pak Sutiyoso, bahwa mereka biar udah bertahun-tahun tinggal dinegeri luar RRC tapi tetap mereka akan kembali ke negaranya. Satu contoh YH alias YUSUF HAMKA walau dia lahir di Indonesia dan sudah berganti agamanya gak komunis lagi berganti Islam tapi tetap pengabdian ketanah leluhurnya mau tidak mau dia harus mrngikuti apa maunya TIONGKOK.

Baru-baru ini ada permintaan YH kepada bangsa Indonesia agar penduduk NON PRI bisa jadi PRESIDEN. Gak cukup dan gak puas mereka diberikan keleluasaan mengeruk dan menguras harta negeri ini sehingga mereka jadi Konglomerat minta pula jadi PRESIDEN. Apa kurang yang mereka dapat ..? Bukankah JO***I juga dari keturunan TIONGHOA ..? Jadi mau minta apalagi?

Jadi muslim dan suka bersedekah bukan jaminan dia jadi loyal pada bangsa ini. Rupanya jadi MUALAF dan GIAT MENYANTUNI KAUM FAKIR dipakai CINA juga untuk meloloskan tujuan mereka dalam menguasai negeri ini. Membantu orang susah itu ternyata MAHAL juga balasannya. Gak tanggung-tanggung minta NON PRI BISA JADI PRESIDEN. Yah namanya juga CINA. Mana ada yang gratis …? CINA TETAP CINA. Mau dari mana dia tetap akan kembali ke Cina.

Jadi mereka itu gak bisa dipakai dan dipercaya. Emang sudah dari SONONYA mereka itu perusak. Masih mau percaya Cina?
Dipikir mereka sudah Islam apalagi sudah menjalani dua rukun Islam yakni SHALAT dan HAJI plus suka bersedekah dan aktif di satu ORMAS Islam lantas mereka sudah loyal kepada bangsa dan agama …? Oooh TENTU TIDAK. Disini Indonesia banyak contoh kasus orang-orang CINA perusak negeri. Mulai dari jaman penjajahan dulu ada namanya PONG AN TUI, ada para PENGEMPLANG BLBI, ada yg KORUPTOR , ada jadi CALO MINYAK GORENG dan terakhir ada yang sok alim minta NON PRI jadi PRESIDEN.

Mereka ganti agama atau ganti warga negara tidak gratis. Tetap mereka akan mengabdi untuk negeri leluhur mereka yakni Tiongkok. Memang tidak bisa dipungkiri banyak sich orang Cina bahkan udah jadi USTADZ dan USTADZAH mereka tetap ISTIQOMAH pada agamanya, bangsa dan negaranya. Tapi yang jadi ABU-ABUNYA juga banyak. Mereka lagi menunggu indonesia dikuasai Cina sehingga mereka bisa leluasa berbuat apa aja suka-suka mereka.

Pokoknya kita bangsa Indonesia harus hati-hati. Jangan anggap remeh urusan ini. Jangan sampai kita terusir dari negeri sendiri, bisa kita atau anak-anak kita atau cucu-cucu kita. Bahaya udah di depan mata kita. Mau dipejamin mata kita atau mau liat dengan mata terbelalak dan melawan. Lebih bagus MAKZULKAN REZIM ini SESEGERA mungkin. Sekarang atau kita jadi JONGOS. Semoga segera.

Wallahu A’lam ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *