KETUM PARTAI, PARA TENTARA PEMEGANG ADIMAKAYASA DAN PENGUSAHA TAJIR MELINTIR DILEPEHIN SAMA PEDAGANG MARTABAK

Opini248 Views

Oleh: Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Inilah dunia. Semua hanya bisa berusaha tapi Allahlah yang menentukan. Tidak ada yang bisa mengambil dan memakai baju kekuasaan Allah. Hanya dengan satu kalimat KUN FAYAKUN maka selesailah semua.

Disaat semua cawe-cawe untuk bisa terpilih jadi CAWAPRES tapi anak ingusan ini tanpa berkeringat langsung bisa menduduki kursi empuk sebagai CAWAPRES. Dia tidak perlu cape-cape. Apalagi keluar duit. Bila partai satu yang mengusungnya jadi walikota Solo dulu melarang tinggal dia pindah ke partai lain. Dan kepindahannya kepartai itu bukan partai kemarin sore yang gak ada wakilnya di DPR. Ini partai paling senior sejak republik ini berdiri. Dan para pengurus serta pendukungnya orang-orang yang brilian dan tangguh-tangguh. Tapi hanya di buat kerdil oleh anak ingusan kencing belum lempeng. Sehingga merek mau terima anak ingusan penjual pisang goreng ini masuk ke partai mereka dan dicalonkan jadi CAWAPRES Prabowo Subianto.

Itulah kwalitas para politisi kita ternyata gampang di berakin oleh orang yang tidak berkelas dan nirprestasi.
Jadi kalau mereka kelihatan berwibawa dengan pakaian kebesarannya kalau di DPR ternyata otaknya tumpul semua gak bisa mikir dan bedakan. Mana orang yang berkwalitas dan mana yang gak. Maka dari itu supaya otak jadi jernih agar bisa berfikir dan membedakan maka jangan TERLALU BANYAK MAKAN YANG HARAM akibatnya seperti sekarang. Jadi idiot dan dungu.

Bagi kubu perubahan tidak akan gentar pihak sebelah mau berpasangan dengan siapa. Mau berpasangan kunti atau gender atau jaelang silahkan aja. Gak ngaruh pada pihak perubahan. Pihak perubahan udah punya pangsa pasar sendiri. Dan gak perlu di bayar mereka. Justru mereka yang keluar duit sendiri membantu AMIN.

Dua anak bangsa dari warisan keturunan yang berbeda tapi sama-sama kuliah di UGM dan mewakili dua organisasi besar Islam. Jadi udah PAS lah kalau mereka AMIN berdua memimpin bangsa ini kearah yang lebih baik. Ramalan orang yang notabene dia SYI’AH yakni ZULFAN LINDAN akhirnya jadi hampa dengan AMIN mendaftar tanggal 19 Oktober kemarin ke KPU. Nanti bingung mau pulangin duit yang sponsori dia dalam mendiskreditkan Anies terus, bagaimana cara pulanginnya. Sebab udah menjadi rahasia umum kalau menjadi penyerang Anies gak mungkin gratis tis tiiiis. Semua ada angka-angkanya. Minimal dua digit. Gak tau sekarang mau menyerang apa lagi si SYI’AH itu.

Kita sebagai relawan tinggal menunggu aja 14 Pebruari 2024 saat PEMILU PILPRES. Kita harus kawal terus dari TPS sampai ke kecamatan karena disini paling krusial sebab bisa diganti kotak suaranya. Selanjutnya kawal terus sampai ke propinsi. bukan apa. Mereka berdua si bokep ria dan Prof mpud serta Pak tua yang ntar lagi menyusul Opung berpasangan dengan anak ingusan GAK AKAN MENANG MEREKA KALAU GAK PAKAI KECURANGAN. Maka dari itu WASPADALAH WASPADALAH WASPADALAH …
Menulis sambil nunggu Ashar.

Wallahu A’lam …