KEMENKES ANTI ISLAM

Opini1277 Views
Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung
Tiba-tiba ada peraturan dari Kemenkes agar VAKSIN BOOSTER 2 diwajibkan yang akan bepergian di bulan Ramadhan. Jadi ini penyakit bisa diatur-atur oleh Kemenkes laknatullah itu. Kenapa ni penyakit datang di bulan Ramadhan? Sedangkan waktu NATARU dan IMLEK gak ada penyakit. Kelihatan penyakit ini hanya menyusahkan umat Islam. Kalau umat lain mereka sehat-sehat semua sehingga gak ada larangan macam-macam kalau mau bepergian.
Ini penyakit ada SOGOG berapa ke Menkes sehingga penyakit ini hanya berlaku ke Umat Islam aja kalau bepergian di bulan puasa lagi…? Mereka menginginkan budaya SILATURRAHIM dengan keluarga dan orang tua di kampung setiap lebaran di hilangkan. Itu sebabnya mereka takut-takutin dengan vaksin jahannam itu. Dan rakyat mau percaya?
Rezim benar amat sangat membenci umat Islam tapi duitnya ngiler. Dengan begini gak tahu MENTERI AGAMA mau bikin pengumuman apa. Boleh jadi puasa tahun ini dilarang. Dipindah puasa tahun depan kayak haji kemarin. Sehingga sekarang bingung mau cari dari mana uang haji yang sudah dipakai itu. Maka jalan satu-satunya naikan Ongkos Naik Haji (ONH) dua kali lipat supaya bisa menutup ONH yang tertunda itu kemarin.
Memang kedua kementerian itu diisi oleh manusia-manusia laknat dari dalam neraka jahannam. Sehingga bulan-bulanan umat Islam dikerjain sama mereka dengan seribu satu macam peraturan.
Dan anehnya Umat Islam hanya diam aja. Berteriak aja takut karena sariyawan apalagi mau turun ke jalan membentuk PEOPLE POWER …? Yah jauh panggang dari api. Kita biarkan rezim ini terus hidup sedangkan kita rakyat khususnya umat Islam mau dibikin mati seperti lagu KILLING ME SOFTLY…?
Ya terserah aja kalau masih nyaman dengan rezim laknat ini. Jangan sampai terlambat kalau bisa rezim laknat ini dan pendukungnya udah tamat sebelum tahun 2024. Agar supaya Anies jadi presiden gak banyak yang recokin.
Semoga dengan izin Allah SWT Penguasa Langit dan Bumi.
Wallahu A’lam ….