Jakarta – Ketua Umum DPP KNPI periode 2022-2025, Muhammad Ryano Satrya Panjaitan mengatakan, garis program KNPI ke depan adalah bagaimana melahirkan para aktivis yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi, dan perkembangan ekonomi kreatif.
Hal itu menurut dia tidak lepas dari kian pesatnya penetrasi dunia digital di segala aspek kehidupan.
“Kita semua memasuki era disrupsi teknologi. Momen di mana terjadi perubahan fundamental akibat perkembangan sistem teknologi digital,” ujar Ryano seperti dikutip Republika, Ahad (17/7/22).
Maka dari itu, visi KNPI ke depan dituangkan dalam satu gagasan besar bernama ‘ActivistPreneur’. Bagaimana mencetak serta melahirkan aktivis yang memiliki kemandirian secara ekonomi melalui gerakan entrepreneurship.
“Langkah konkretnya seperti apa? Salah satunya membangun sinergi dengan para stakeholder. Itu yang kami lakukan, misalnya membangun kerjasama dengan Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia), BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) dan lembaga lainnya,” kata Alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir tersebut.
Ryano memastikan pihaknya akan terus mengintensifkan kerja sama dengan para pemangku kepentingan. Serta menginventarisir seluruh potensi SDM organ pemuda di bawah naungan KNPI.
“Insya Allah kami segera luncurkan juga sebuah Apps (Aplikasi) berbasis Android dan iOS. Nantinya seluruh pengurus, baik di pusat hingga daerah dibekali aplikasi ini. Mereka akan tahu update-update penting seputar program KNPI. Jadi lebih terorganisir dan mudah dalam berkoordinasi,” kata dia.
Ryano menambahkan, keberadaan aplikasi tersebut sebagai langkah serius KNPI, untuk merespon pentingnya pemberdayaan pemuda berbasiskan ekonomi kreatif digital.
“Ouput-nya adalah mendukung kemandirian ekonomi dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
(Red/Sumber)
