ISRAEL TAHAN 9300 ANAK DALAM TUJUH TAHUN

Internasional318 Views
Yerusalem – Sebuah organisasi non-pemerintah Palestina telah merilis pernyataan tertulis dalam rangka Hari Hak Anak Sedunia 20 November.
Mengutip Anadolu Agency, Sabtu (19/11/22), disebutkan bahwa Israel menahan lebih dari 9.300 anak dalam 7 tahun.
Dikatakan bahwa sejak awal tahun 2022, sekitar 750 anak telah ditahan oleh pasukan Israel .
Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa 160 anak yang ditahan sejak awal tahun ini belum dibebaskan dan di antara anak-anak tersebut terdapat anak-anak yang terluka akibat tembakan pasukan Israel.
Dalam pernyataan tersebut, juga disebutkan bahwa 3 anak perempuan dan 5 anak laki-laki ditahan di penjara sebagai “penahanan administratif” tanpa didakwa dengan tuduhan apa pun atau memulai proses peradilan apa pun.
Dalam pernyataan Asosiasi Tahanan Palestina, ditekankan bahwa anak-anak Palestina menjadi sasaran “pelecehan sistematis”, termasuk penyiksaan, dan administrasi penjara Israel menahan mereka dalam kondisi penahanan yang keras.
Praktik “penahanan administratif” Israel
Praktik “penahanan administratif” berarti bahwa Israel menangkap warga Palestina di wilayah pendudukan tanpa dakwaan.
Warga Palestina dapat dipenjara hingga 6 bulan tanpa mengetahui tuduhan terhadap mereka dan tanpa hak untuk membela diri.
Setelah periode ini, masa penahanan seorang Palestina, yang dirujuk ke pengadilan militer tetapi tidak mengetahui dakwaannya, dapat diperpanjang berulang kali hingga 5 tahun.
(Red/Sumber)