PESKOV SEBUT BANYAK PERUSAHAAN ASING INGIN KEMBALI KE RUSIA

Moskow – Juru Bicara Presiden Rusia, Dmitriy Peskov menyatakan bahwa banyak perusahaan Barat telah menyatakan kesiapannya untuk kembali ke Rusia pada kesempatan pertama.

“Banyak perusahaan dari negara-negara Barat terus mempertahankan minat mereka di pasar Rusia. Banyak perusahaan mengatakan bahwa mereka harus menghentikan aktivitas mereka saat ini karena tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, mereka juga mengatakan bahwa mereka ingin kembali pada kesempatan pertama,” ujar Peskov pada konferensi pers harian seperti dikutip Sputniknews, Selasa (14/6/22).

Dia bahkan menyebut bahwa perusahaan asing yang telah menyatakan niat mereka untuk berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) juga mendapatkan tekanan dari Barat.

“Investor dan pengusaha yang tertarik akan berpartisipasi dalam forum. Semuanya adalah target mengancam, memeras lingkaran jahat kolektif Barat. Kami memahami bahwa dia ada di dewan,” katanya lagi.

Peskov mengungkapkan fakta bahwa perusahaan-perusahaan yang tidak berpartisipasi dalam SPIEF tidak berarti bahwa mereka menolak untuk bekerja sama dengan Rusia.

Peskov menyebut investor dari Amerika Serikat dan Uni Eropa, serta investor yang sangat besar dari negara-negara Timur Tengah, Cina, India, Indonesia, Filipina, dan negara-negara lain, menunjukkan minat pada SPIEF dan bahwa mereka akan mengirimkan perwakilan mereka ke forum tersebut.

“Semua pemerasan ini tidak dapat mengurangi minat para investor ini di pasar Rusia menjadi nol,” jelasnya.

Peskov menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pembicaraan dengan investor domestik dan asing dalam lingkup SPIEF.

SPIEF yang akan dimulai pada 15 Juni, akan diselenggarakan untuk ke-25 kalinya tahun ini. Judul forum tahun ini adalah ‘Dunia Baru-Peluang Baru’.

(Red/Sumber)