Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, peluncuran satelit pengawasan nasional IMECE pada Januari mendatang dan Turksat 6A pada pertengahan tahun 2023, akan menambah jumlah satelit Turki di luar angkasa hingga 10.
Melansir Anadolu Agency, Rabu (15/6/22), bbicara pada Upacara Pengujian Satelit Turksat 5B di ibu kota Ankara, Erdogan memberikan informasi tentang perkembangan terbaru dalam kegiatan luar angkasa negara itu.
“Satelit Turksat 5B akan membuat TV dan kapasitas satelit broadband kami tidak terputus dari Afrika ke Timur Tengah dan Asia,” ujarnya.
Dia juga mengatakan satelit ini akan memberikan dukungan kepada layanan bencana dan darurat untuk menjaga komunikasi di daerah pedesaan dan pegunungan.
Erdogan menuturkan ada kesulitan teknis dalam mengakses program pendidikan jarak jauh karena infrastruktur internet yang tidak memadai.
“Masalah ini juga akan teratasi. Satelit Turksat 5B akan beroperasi selama 30 tahun,” ujarnya lagi.
Dia menambahkan bahwa teknologi satelit merupakan langkah yang membawa negaranya ke tingkat yang layak di setiap bidang.
“Pemerintah Turki telah mengambil langkah simbolis dalam hal ini dengan secara resmi mengubah nama negara dari “Turkey” menjadi “Tükiye”, “dalam semua komunikasi dan kegiatan untuk memperkuat merek nasional negara,” jelasnya.
(Red/Sumber)
