Yerusalem – Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan bahwa sedikitnya 29 staf PBB tewas dalam konflik Israel-Palestina yang sedang berlangsung di Gaza.
“Kini dipastikan bahwa 29 rekan kami di Gaza telah terbunuh sejak 7 Oktober,” kata badan tersebut seperti dikutip Anadolu Agency, Senin (23/10/23).
“Kami terkejut dan berduka,” tambah UNRWA.
“Kami berduka satu sama lain dan dengan keluarga korban,” kata pernyataan dari UNRWA.
Konflik di Gaza, yang dibombardir dan diblokade Israel sejak 7 Oktober, dimulai ketika Hamas memulai Operasi Badai Al-Aqsa, sebuah serangan mendadak yang mencakup serangkaian peluncuran roket dan infiltrasi ke Israel melalui darat, laut, dan udara.
Serangan tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Israel ke Masjid Al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh pemukim Israel.
Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi terhadap sasaran Hamas di Jalur Gaza.
Setidaknya 4.651 warga Palestina, termasuk 1.873 anak-anak dan 1.023 wanita tewas dalam serangan Israel di Gaza.
(Red/Sumber)






