ANIES, SUARA PERUBAHAN DAN PENGHUNI ISTANA GELISAH SERTA DIARE

Opini203 Views

Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Manusia yang menyebabkan banyak orang kepo dan mikirin dia tiap menit dan bikin jadi penyakit gula darah naik yakni Anies Rasyid Baswedan. Itu karena istana dan penghuni gostnya gak tahan melihat rakyat saat menyambut Anies baik di dalam negeri ataupun orang Indonesia di.luar negeri. Suara perubahan menggema ke seantero bumi Indonesia. Batu-batu ini muncul video orang Indonesia menyambut Anies di kota London dengan sholawat badar bagaikan penduduk Madinah siap menerima hijrahnya Nabi SAW. Pokoknya suara perubahan menggema ke mana-mana menjadi lagu hantu yang sangat mencekam mematikan bagi rezim la**at.

Rakyat benar dibikin pelengkap penderita bagi rezim berkuasa saat ini. Kasus di Morowali Utara dengan benturan antara warga pribumi Indonesia dengan Tenaga Kerja Asing (TKA) CIna menambah berita-berita yang miris bagi warga pemilik negeri. Belum lagi berita yang memilukan dari seorang anak bangsa yg mati bunuh diri di Yogya karena gak mampu membayar uang kuliah di Universitas negeri yang uang kuliahnya mencekik mahasiswanya.

Jika kehidupan rakyat makin dipersulit dan orang asing menjadi anak emasnya oleh rezim berkuasa maka jangan salahkan rakyat bila rakyat sendiri menentukan nasibnya sebagai presiden setelah Jokowi. Mau jadi presiden bukan kehendak satu orang, apalagi dia mau ngatur-ngatur. Sebagaimanapun kekuatan yang dimiliki rezim tapi kalau rakyat udah marah maka akan membara di mana-mana. Ini udah jadi contoh di Morowali dimana mobil dan pabrik dibakar oleh rakyat yang marah.

Walaupun KPU udah bentuk alat keamanannya dengan membentuk semacam cakrabirawa di jaman PKI dulu tapi tetap rakyat tidak takut. Sama polisi dan tentarapun rakyat tidak takut apalagi kepada sipil yang dipersenjatai. Karena rakyat yakin diantara polisi dan tentara masih banyak yang hati dan darahnya masih asli merah putih. Jadi jika negara CHAOS maka mereka ada bersama rakyat.

Oleh karena itu rezim la***at jangan jumawa karena mereka masih menguasai para alat negara sehingga bisa melindungi mereka. Yah memang, polisi dan tentara bisa melindungi kalian tapi kalian tidak bisa luput dari malaikat penjagal orang-orang yang durhaka dan durjana kepada rakyat. Biar jenderal sekalipun yang suka mengancam-ancam orang. Dia lebih dulu akan pamit meninggalkan kita semua. Dan tak ada yang akan menangisinya selain keluarganya. Kalau rakyat akan syukuuurin bahkan potong kambing sebagai syukuran kalau dia game over.

Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *