Jakarta – PAN masih belum mau menentukan kepada siapa dukungan diberikan untuk Pilpres 2024, sekalipun partai berlogo matahari putih itu sedang ditarik-tarik oleh PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Viva Yoga mengatakan, partai politik yang dipimpin Zulkifli Hasan itu memiliki mekanisme baku dalam menentukan capres dan cawapres.
Adapun mekanisme yang telah diambil PAN adalah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Istora Senayan, Jakarta Selatan, pada 27 Agustus 2022.
“PAN tegak lurus dengan hasil Rakernas, di mana telah memberikan amanat kepada Ketua Umum (Zulkifli Hasan) untuk menetapkan pasangan calon di Pilpres 2024,” ujar Yoga seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/6/23).
Menurutnya, tidak salah jika PPP, yang sudah bergabung dalam barisan PDIP, mengklaim PAN cenderung bergabung dalam koalisi mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres.
Begitu pun dengan Gerindra, yang dia anggap wajar mengklaim mendukung ketumnya Prabowo Subianto sebagai capres.
“Tapi saat ini PAN belum memutuskan secara resmi dukungan calon presiden. Nanti menunggu keputusan Bang Zulkifli Hasan,” tandasnya.
(Red/Sumber)
