MUHAMMADIYAH BERJASA KEPADA NKRI, MUHAMMADIYAH DILEPEHIN

Opini330 Views

Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Bekasi – Muhammadiyah ORMAS ISLAM tertua di NKRI setelah SI. Dan Muhammadiyah ORMAS Islam terkaya di negeri ini bahkan di dunia. Dia saking kayanya pemerintah telah berhutang ke Muhammadiyah melalui BPJS sebanyak 1.5 M, dan belum dilunasi sampai sekarang. Gak tahu kapan rezim ini bisa bayar HUTANGNYA ke Muhammadiyah. Mungkin setelah jadi itu ibukota baru. Baru bisa lunasi hutangnya ke Muhammadiyah.

Ada para aktivis berpendapat bahwa setelah HTI dan FPI maka Muhammadiyahlah Ormas berikut yg akan dikerjai oleh rezim LAKNATULLAH ‘alaihim. Tadinya kita beranggapan mustahil pemerintah seperti itu, karena melihat jasa¬≤ Muhammadiyah dalam mencerdaskan dan mensehatkan anak bangsa, sepertinya rezim gali kuburan sendiri kalau melepehin Muhammadiyah. Tapi melihat kejadian demi kejadian akhir-akhir ini dalam menimpa Muhammadiyah dari tingkat ranting sampai tingkat pusat. Kelihatannya itu by order ada aktor intelektualnya dalam mengerjain Muhammadiyah.

Kalau diranting dimulai dari pecabutan PLANG MUHAMMADIYAH. Kemudian meningkat perebutan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah dan sekarang lebih meningkat yakni Muhammadiyah gak direken alias gak di undang saat sidang ITSBATS di kementerian agama dalam menentukan AWAL RAMADHAN. Mereka pikir Muhammadiyah itu ORMAS UMUM seperti pemuda pancasila atau FBR atau pemuda pancamarga.
Besok-besok bisa-bisa ada usaha mensabotase Muhammadiyah dan AUMnya dalam sebuah even.

Yah kalau rezim jauh dari Allah akan banyak tindakannya yang merugikan Islam. Bayangkan menteri koordinator yang NASRANI udah berani-beraninya ngatur tata cara ibadah taraweh Umat Islam. Dia mau ikut Mutafa Kemal Attaturk di Turki tempo dulu. Yang sangat anti kepada Islam dan Arab.

Teruslah ulahmu dalam mengerjai Islam dan Umat Islam berhubung umat lagi diam sariawan karena takut ditangkap. Semoga kau umur panjang sepanjang tugu monas.

Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *