MAFIA JUDI ONLINE MENYEDOT UANG RAKYAT

Opini237 Views

Oleh : Naniek Sudaryati Deyang

Tahukah Pak Presiden Jokowi, Para Menteri, dan Kapolri, serta Satgas Judi On Line, dan juga anggota DPR, bahwa keadan perekonomian di daerah saat ini SUPER SENYAP, ekonomi seperti tidak bergerak alias BERHENTI!!

Pasar-pasar mati, toko sepi pembeli, sampai pedagang kaki lima lebih banyak bengongnya. Mencari uang di desa-desa atau kota-kota Kabupaten susahnya minta ampun. Kriminalitas meningkat luar biasa!! Pengangguran makin menjamur. Belum lagi munculnya Orang-orang yang termiskinkan karana Pinjol ( pinjaman on line). Ekonomi saat ini ruwet.

Mengapa ekonomi di bawah ambruk? Karena duit masyarakat menengah bawah mayoritas kesedot judi on line. Bayangkan kalau 600 Triliun duit mengalir ke judi on line pada kwartal pertama saja di tahun 2024, artinya kalau setahun duit rakyat yang tersedot ke judi online sama dengan APBN!!!

Malang benar nasib perekonomian Indonesia, setelah kehantam covid sekarang kehantam mafia judi on line. Mafia judi on line MENYEDOT duit rakyat Indonesia dan di taruh di luar Indonesia, karena sebagian bandar ada di LN.

Kondisi ini kalau gak segera di atasi Indonesia bakal ambruk, kelaparan dan kemiskinan akan merajalela. Sementara negara seperti tidak berdaya, baru membuat Satgas saja, sudah dihantam hacker peliharaan mafia judi on line, dan jebol semua data rakyat dan negara.

Tapi memang kalau diperhatikan pejabat kita ini cuman ngomong saja dalam mengatasi judi on line, coba ini Ketua PPATK katanya punya data pejabat yang main judi on line atau bahkan jadi backing, kenapa gak berani terang-terangan membuka??? Biar kapok pejabat yang menghancurkan moral rakyat!!

Ini juga Satgas judi on line kok mlempem seperti krupuk kesiram air. Masak sudah tau betapa judi on line sudah seperti cancer ke rakyat bukan mengamputasi akarnya (bandarnya) malah katanya mau memperioritaskan pencegahan!! Kok takut menyikat bandar judi on line, ada apa??? EMang bisa mencegah rakyat tidak main judi on line dengan hanya mengatakan..” tolong ya masyarakat jangan judi on line”…jadi buat apa dibuat Satgas kalau tidak berani memberangus bandar??????