KONSER MUSIK VS BUKA PUASA AND JOKOWI MAKIN CEMAS DIHANTUI BAYANGAN YANG SANGAT MENAKUTKAN

Opini301 Views

Oleh: Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Di awal bulan puasa umat Islam dibikin tak nyaman oleh rezim laknat. Gak mempan melarang umat Islam mudik silaturrahim dengan keluarga di kampung halaman tiba-tiba diganti dengan surat edaran dari SETNEG agar tidak boleh buka puasa bersama dengan alasan covid juga. Nih kalau begini rezim ini pantas disebut apa ya …?

Jangan salahkan warga kalau emosi mereka tidak terkendali di bulan yang agung ini kemudian mereka menuduh rezim ini adalah rezim PKI. Sepertinya hobby rezim ini adalah selalu menjadikan umat Islam supaya bergolak sehingga ada alasan mau keluarkan PERPU keadaan darurat. Sehingga berusaha menyenggol hal yang sangat prinsipil mengenai agamanya yakni melarang acara buka puasa bersama. Di sini tidak akan membahas pentingnya berbuka bersama. Biar para Ulama yang lebih ahli yang mencerahkan. Tapi ini hanya membahas tes gelombang air aja. Sekaligus menghibur diri dalam kegalauan dan kecemasan yang dirasakan Jokowi saat ini.

Kemarin konser musik dewa 19 di JIS dan konser musik Blackpink dari Korea di GBK dan yang paling heboh pernikahan Kaesang seperti covid haram berkunjung ke Indonesia. Tapi saat bulan puasa dia disuruh pulang ke Indonesia. Harusnya kalau mau lebih heboh dan top cer yakni larang aja umat Islam untuk tidak shalat taraweh di masjid dengan alasan covid. Dijamin kalau ada peraturan larangan ini keinginan Jokowi menambah priode bahkan bisa seumur hidup akan jadi kenyataan.
Bikin peraturan koq tanggung-tanggung. Ini akan lebih membuat Jokowi lebih cemas. Emang enak menunggu PEMILU di bulan Pebruari 2024 tidak lama lagi.

Padahal udah banyak keluarkan duit membayar buzzerRp, para relawan penjilat dan para kepala desa dll.., tapi semua GATOT gagal total. Dan Anies yang ditakutkan makin hari makin MONCER namanya sebagai CAPRES padahal udah dipersekusi dengan berbagai cara. Tapi semua gak ngaruh bagi Anies karena Anies hanya punya Allah sebagai pelindung pertama dan utama. Biar gak punya partai dan hepeng tetap laku dijual. Lihat aja kemarin di Jawa Timur. Kalau di Jawa Timur dan Barat serta seluruh Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi sampai ke Papua Anies begitu tinggi ekspektasi rakyat untuk membawa harapan perubahan maka lebih baik LANTIK AJA ANIES JADI PRESIDEN sekarang ini. Hitung-hitung menghemat biaya negara untuk PEMILU.

Melihat SURAT EDARAN Larangan BUKBER oleh Jokowi, dikwatirkan Jokowi gak puasa karena mengindap kecemasan tingkat dewa. Orang kalau cemas biasanya bawaannya adalah lapar tak terhingga. Boleh jadi Jokowi mengalami seperti itu sehingga dia melarang orang BUKBER supaya gak ketahuan dia tidak berpuasa. Upaya Prof. Dr. YIM ahli hukum tata negara menghimbau agar tidak mengeluarkan surat edaran sepertinya tidak digubris. Sebenarnya Prof YIM sayang pada Jokowi karena Prof YIM tahu ini bakal menjadi masalah besar bagi Jokowi. Tapi himbauan profesor hukum tata negara itu dianggap angin lalu. Maka kita tunggu apa yang bakal terjadi.

Ingat ini bulan yang suci dan do’a-do’a dikabulkan Allah. Jika rakyat atau umat Islam berdo’a kejatuhan rezim laknat ini tidak mustahil habis lebaran rakyat Indonesia punya PRESIDEN BARU yang lebih soft dengan Islam dan umat Islam. Semua ini bukan isapan jempol. Mana rezim laknat di dunia ini bisa bertahan sampai sekarang. Kalau dia gak diturunkan rakyatnya PASTI akan diturunkan oleh Allah Penguasa Langit dan Bumi. Rupanya rakyat Indonesia memilih yang kedua karena rakyat Indonesia seperti menikmati kedzaliman – kedzaliman yang dilakukan oleh rezim laknat ini.

Mari kita tunggu apa yang akan terjadi. Kita berlindung diri aja kepada Allah karena hanya Allah lah yang bisa memproktesi kita dan keluarga kita. Allah cuma bilang KUN FAYAKUN maka selesailah Jokowi dengan perih dan pedih.

Wallahu A’lam …