KEREN! USAI DILANTIK JOKOWI JADI MENTERI ATR/KEPALA BPN, AHY LANGSUNG BEKERJA!

Opini1174 Views

Oleh : Ahmad Khozinudin
Sastrawan Politik

“Yang jelas kita tidak usah prejudice soal kecurangan dan sebagainya. Saya tahu ini adalah bagian ekspresi dari berbagai kalangan pascapenghitungan suara. Itu wajar. Setiap tahun pemilu di negara mana pun selalu ada isu-isu demikian,”

(Agus Harimurti Yudhoyono, Istana Negara, 21/2/2024)

Kabinet Jokowi terkenal dengan slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’. Slogan itu, bukan pepesan kosong. Hari ini, komitmen kabinet kerja dibuktikan oleh menteri kabinetnya yang baru.

Sebagaimana dikabarkan media, pasca pelantikan menjadi Menteri Jokowi, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) langsung menegaskan bahwa Demokrat tidak akan berprasangka soal adanya kecurangan dalam pemilu 2024.

Meski demikian, Menteri ATR/Kepala BPN ini memahami bahwa adanya usulan hak angket untuk menyelidiki indikasi kecurangan Pemilu 2024 tersebut merupakan hal wajar karena menjadi bagian dari ekspresi pascaperhitungan suara.

AHY telah menunjukan loyalitasnya sebagai menteri Jokowi. Baru dilantik, langsung bekerja gass poll.

AHY dipilih memang karena faktor politik, yakni untuk mendukung posisi politik Jokowi. Bukan karena ngerti urusan pertanahan atau tata ruang.

Setelah dilantik, dia langsung bekerja. Yakni, memberikan bekingan politik bagi Jokowi, yang saat ini dikeroyok publik karena Pemilu curang.

Jadi, pasca dilantik AHY tidak bicara masalah mafia tanah yang banyak melibatkan oknum BPN, tidak menyampaikan pandangan tentang pokok pokok persoalan agraris, desain tata ruang, konflik tanah, hingga soal bagaimana menata sistem pemetaan tanah secara baik agar tak tumpang tindih alas kepemilikan hak atas tanah.

Karena dia ditugaskan bukan buat itu. Tapi untuk bekerja, membekingi kekuasan Jokowi. Kerjaan menteri itu cuma sampingan, bisa dikerjakan dirjen dan bawahan.

Tapi kerja politik utama AHY adalah membekingi Jokowi, itu yang ditugaskan Jokowi de

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *