KAPOLRI BENAR-BENAR JOSSS

Opini510 Views

Oleh : Moh Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Sudah sebulan kasus pembunuhan Brigadir J diungkap oleh polisi. Inilah kasus terlama kalau soal pembunuhan. Mulai ramai aja setelah 3 hari kejadian. Dan polisi beralibi melalui Kadiv HUMAS MABES tapi tetap susah mau menyembunyikan barang busuk.

Untung kita punya KAPOLRI yang tegas seperti pendahulunya kalau ada melibatkan anggota polisi dikalangan perwira tinggi (Pati) dalam kasus tersebut.

Tadinya masyarakat apatis kalau kasus ini bisa terungkap dengan jelas. Karena TKP dan pembunuhan di rumah dinas orang KUAT dikepolisian yakni KADIV PROPAM. Polisi diatas polisi plus jabatan lain sebagai kepala SATGASSUS badan yang dibentuk semasa KAPOLRI TITO KARNAVIAN. Tapi di zaman Kapolri sekarang yaitu Pak Listiyo Sigit hal itu gak menjadi masalah. Yang bersalah harus dihukum dan dijadikan tersangka.

Putra Ambon manise mau kase tunjung bisanya. Gak perduli siapa dia.
Dan hebatnya Pak KAPOLRI kita mengucapkan insyaAllah dan Alhamdulillah begitu fasih padahal beliau bukan beragama Islam tapi beragama nasrani.
Itu hebatnya orang TIMUR kalau diberikan amanah dari publik dan negara.

Sudah selesai kasus pembunuhan Brigadir J ….? Oh belum. Ini baru permulaan kerja polisi yg dikomandoi ITWARSUM atas ACC Pak KAPOLRI.
Paling tidak dengan ditetapkan FS sebagai tersangka menjadikan rakyat lebih percaya pada POLRI.

Kirain ini mau disembunyikan dan menguap entah kemana. Tapi dengan ditahannya FS dan dijadikan tersangka menjadikan keraguan masyarakat akan kasus ini terjawab sudah. Soal ancaman FS mau buka-bukaan soal apa yg dia tahu dan melibatkan para petinggi POLRI dan kabinet Jokowi itu GAK USAH DIKWATIRKAN karena psykologi orang terkekang dan ditahan akan menyanyi bulu perindu apa aja yang dia tahu dan mau melibatkan orang lain. Anggap aja itu nyanyian orang STRES. Pepatah mengatakan, “sendiri berbuat sendiri harus bertanggung jawab”.

Kasihan Bunda Putri Candrawati udah macam-macam orang beranggapan dengan tuduhan pelecehan sexual tapi nyatanya ada wanita lain di hati FS sehingga dia gelap mata membunuh ajudannya sendiri Brigadir J.
Semoga para PATI yang lain dijauhkan Allah dari fitnahan dan kejadian seperti yang dialami FS.

Memang di dunia kepolisian akan terjadi hal-hal yang diberlakukan tidak adil akan terjawab dengan sendirinya dengan ijin ILAHI RABBI TUHAN SEMESTA ALAM. Bravo POLRI. SAVE POLRI.
KAPOLRI OOOYE.

Wallahu A’lam …