GOOD JOB CAPTAIN TIMNAS AMIN

Opini1235 Views

Oleh: Pradipa Yoedhanegara

Minggu ini publik dibuat terkesima dengan pengangkatan Kapten TIMNAS AMIN, yang bagi sebagian orang namanya tidak begitu familiar tapi buat saya nama tersebut sangat keren sebagai Kapten TimNas AMIN Anies Baswedan Abdul Muhaimin Iskandar adalah Marsekal Madya (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus eks Pamen BAIS 2006. Beliau Punya pengalaman mumpuni dalam Operasi militer diluar perang; seperti Operasi Kemanusiaan dll.

Saya angkat dua jempol buat Kapten TimNas AMIN, termasuk kepada para pihak yang merekomendasikan namanya, Karena orangnya Sangat Humble dan sangat paham soal strategi militer diluar perang. Pengalaman memimpin organisasi SAR di tingkat Nasional mungkin menjadi pilihan atau parameter untuk memilih yang bersangkutan untuk menjadi kapten timnas AMIN.

Ada pesan moral dengan diangkatnya sang kapten TimNas AMIN, yaitu orang yang menjadi garda terdepan penyelamat ketika bencana dan musibah melanda negeri. Memanusiakan manusia, itu point atau kata kuncinya dan pesan tersiratnya adalah kalo Pasangan AMIN di 2024 akan memanusiakan manusia dan tidak akan mengeksploitasi manusia saat memimpin negeri.

Kapten TimNas AMIN ini punya jaringan Internasional yang cukup kuat, dan yang pasti punya hubungan dengan kremlin moscow dan putin karena pernah menjadi Atase Pertahanan Indonesia di Rusia. Dan yang jelas Rusia saat ini menjadi idola bagi sebagian masyarakat muslim di tanah air pasca perang Israel dan Palestina, karena keberpihakannya pada Kemerdekaan bangsa Palestina.

Sebagai mantan Dirjen Rencana Pertahanan, beliau paham betul bagaimana mekanisme perencanaan agar membuat TIM AMIN memenangkan Pilpres pada 2024 mendatang. Selain itu Asam garam dalam organisasi diluar militer, membuat saya yakin kalau beliau punya kemampuan strategi dan perencanaan yang matang dalam memenangkan AMIN dalam kontestasi Pilpres.

Sang Pilot tempur F16 ini sangat cakap dalam penguasaan ilmu kontra intelijen, dan bisa langsung diturunkan ke arena untuk memimpin TimNas Amin dan Relawan agar satu barisan untuk mendulang perolehan suara bagi kemenangan AMIN. Tampaknya kubu AMIN paham betul memilih Kapten TimNas karena pihak lawan akan allout menggerakan Instrumen Intelijen dan Instrimen Negara lainnya, jadi dipilihlah sang Kapten agar bisa melakukan manuver dan menguji strateginya di dalam Pemenangan TimNas AMIN.

Sebagai Pesan Penutup, sang kapten harus sudah menggunakan tekhnologi ITE milik rusia, dan jaringan hecker di rusia, untuk melindungi sistem penghitungan suara milik AMIN karena begitu rentannya serangan siber menjelang pelaksanaan pemilu dan membuat sistem aplikasi atau tabulasi suara yang terlindungi dari mulai TPS, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Selain itu sang kapten harus melindungi Kandidat Capres dan Cawapresnya dari Skandal Penyadapan ilegal atas nama kekuasaan para pelanggar konstitusi.

Wallahul Muwaffiq ila aqwamith thariq wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *