GILA SEMUA BUMN BERMASALAH TAPI KOQ PEDE AMAT MAU CAPRES. MAU CARI APA KAU RIK?

Opini279 Views

Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Di komisi VII di DPR para DIREKSI PT Tambang INALUM kelabakan menjawab pertanyaan para anggota Dewan terutama dari Adian Napitupu dari Fraksi PDIP. Begitu juga dari fraksi-fraksi yang lain. Direksi baru kayak orang gagap dicecar pertanyaan para anggota dewan tentang seenak udelnya mengganti karyawan. Akhirnya keputusan rapat dengar pendapat itu dengan keputusan menghadirkan menteri BUMN Erick Thohir ke DPR.

Kau Erick biar punya duit banyak dengan mengkorupsi seluruh uang BUMN kemudian membayar rakyat agar kau bisa terpilih jadi presiden tidak akan bisa dan ngaruh ke rakyat. Biar juga ditambah dengan duit oligarki yang tak berseri. Rakyat udah cerdas dan sadar tidak akan tergoda dengan janji-janji busuk kalian semua.
PILGUB DKI jadi contoh sehingga Ahok kalah dan berakhir di penjara. Walaupun sekarang dia di Pertamina toh juga pertamina bukan untung malah buntung.

Kalau Erick Thohir seandainya jadi presiden dia akan bikin negara ini kayak mengelola BUMN. Dia akan ganti pejabat dengan orang dia. Dan udah pasti akan melahirkan penjilat-penjilat baru.
Lihat aja karyawan-karyawan di BUMN. Timbul banyak karyawan-karyawan penjilat. Seperti di salah satu BUMNnya yakni PT. SARINAH. Sama dengan di INALUM ganti-ganti karyawan baru dari saudara dan keluarga mereka dengan gaji selangit sedangkan karyawan lama gak pernah diperhatikan.

Ngaca dulu kalau mau ikut kontestasi CAPRES. Ini negara bukan perusahan berplat merah. Jika yang ikut kontestasi CAPRES kualitas seperti ini maka negeri ini gak akan maju-maju dia akan terbelakang dan rakyatnya terus menjadi bodoh.
Sudahlah biarkan Bang Anies yang akan memegang amanat ini. Negeri udah rusak parah. Dan butuh orang kuat memimpin negeri. Bukan hanya kuat karena di beking oleh KONGLOG HITAM dari kalangan OLIGARKI. tapi kuat karena mendapat LEGITIMASI dari kebanyakan rakyat Indonesia. Siapa lagi dia itu adalah ANIES RASYID BASWEDAN.

Wallahu A’lam …