DIAKHIR RAMADHAN PUAN MENEBAR BENIH PERPECAHAN

Opini1110 Views

Oleh Moh. Naufal Dunggio
Aktvivis dan Ustadz Kampung

Bekasi – Kalau gak ngerti agama Islam jangan berbicara tentang Islam. Sebab so pasti akan salah. Buktinya PUAN MAHARANI SOEKARNO PUTRI sang ketua DPR. Gak ada hujan gak ada panas tiba-tiba berbicara ISLAM MERAH PUTIH. Kalau ada Islam merah putih berarti ada Islam warna lain seperti Islam hitam, kuning, hijau, abu-abu atau Islam warna pelangi. Dan lebih miris lagi kalau Islam merah putih itu diterjemahkan sebagai Islam nasionalisme maka itu lebih dungu murakkab namanya. Terlebih stupid akut bila yg merasa Islam merah putih itu adalah Islam yang ditujukan pada umat Islam di partainya PDIP maka itu lebih dungu bin tolol murakkab.

Gak usahlah bicara Islam kalau ngaji aja gak bisa. Bagus ikut jejak tantenya untuk jadi MURTAD dari pada beragama Islam lantas hanya jadi BENALU bin PARASIT bagi agama Islam.

Sebagai publik figur, pejabat publik, tokoh politik sekaligus bakal calon presiden dan wakil presiden harusnya hati² dalam berbicara jangan ASBUN asal bunyi dalam mengemukakan pendapat karena berakibat fatal bagi rakyat Indonesia.

Dengan istilah Islam merah putih kelihatan dengan SENGAJA secara SADAR mendikotomikan Islam dan nasonalisme. Padahal nasionalisme itu bagian dari Islam. Rupa-rupanya mau ikut jejak kakeknya memilah² rakyat Indonesia dengan ide NASAKOMnya. Buktinya dengan ide itu rakyat Indonesia terbelah-belah sampai sekarang.

Memang buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Begitu model kakeknya maka begitu juga model cucunya. Ini sama dengan anak dan papanya dengan istilah like son like father.
Jadi sudah benar kalau ada beberapa daerah rakyatnya telah mencanangkan bahwa daerahnya saat pemilu nanti bersih dari PDIP seperti ACEH dan SUMBAR (Sumatera Barat).

Puan harus punya penasehat soal agama Islam agar gak tergelincir lidahnya dihadapan umat. Oh iya hampir lupa, lagian PDIP menurut emaknya yakni MEGAWATI gak perlu suara Umat Islam. Jadi nanti kita ketemu di PEMILU aja dan kalau tidak kita bisa ketemu di pengadilan akhirat.

Selamat IDUL FITRI minal a’idin wal fa’idzin. Taqoballahu Minna Waminkum Taqobbal Yakariim.

Wallahu A’lam ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *