DERITA SI ANAK EMAS DAN UNTUNGNYA SI ANAK TIRI

Opini1092 Views

Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Ini bukan kisah dongeng seperti bawang merah dan bawang putih yg ada di tipi. Ini kisah nyata yg terjadi di era milenial. Seperti diketahui kedua anak ini jebolan UNCLE SAM yaitu AMRIK. Cuma si emas memilih jalur jadi pengusaha dan si TIRI memilih jalur pendidik atau DOSEN hingga jadi REKTOR. Tapi keduanya bertemu pada satu titik yakni dunia politik. Yang si emas jadi menteri BUMN dan si tiri jadi Gubernooor Indinesia.

Perilaku orang tua kepada keduanya sangat berbeda kayak bumi dan langit. Si emas walau ada kasus diantaranya terlibat kasus waktu jadi ketua pegelaran olah raga Sea Games tetapi kasusnya dipeteieskan. Sebaliknya si tiri dicari-cari kesalahannya sampai kelobang semut hitampun tapi gak ketemu-ketemu juga. Malah sebaliknya karya dan prestasi si Tiri dari luar dan dalam negeri bejibun dapatnya.

Contoh kasus dalam arena balap-balapan. Ini bukan permainan TAMYA yang gak banyak pakai duit tapi ini RIIL BALAPAN. Yang satu modal triliunan yakni balap motor di Mandalika NTT sehingga sang bapak bergaya dengan motornya walaupun acaranya negara rugi 2,5 triliun padahal sponsornya banyak terutama dari kantor si emas dan yang satu balap mobil ramah lingkungan di Ancol. Walaupun gak ada sponsor dari kantor si emas yakni BUMN tapi pegelarannya sukses tanpa pawang dan sampanye serta untung 2 triliun. Itu duit semua gak campur paku payung. Walau sang bapak ikut juga nonton biar gak dukung tetap beliau senyum sambil menahan malu. Kan sang bapak memang udah gak punya malu.

Yah namanya juga TAQDIR biar mau direkayasa bagaimanapun tetap susah jadi. Si anak Emas dijadikan putra mahkota penerus sang bapak dan pelanjut pendukung oligarki bersama penikmat film bokep tapi susah jadi karena gak ada prestasi. Prestasi hanya mengganjal lawan politik tapi gak berhasil juga.

Si anak emas biar udah jadi putra mahkota tapi tetap BUMNnya rugi dan jadi BANCAKAN para maling uang negara seperti salah satu BUMNnya yakni PT. SARINAH yg gaji direktur dan GMnya gila-gilaan padahal kerjanya amburadul.

Si anak Tiri walau dikerjain terus selama mau 5 tahun ini tapi dia tidak pernah dendam. Malah menghimbau relawannya atau pendukungnya bersikap santun terhadap lawan politik. Apalagi kepada Kepala Negara walau udah jadikan dirinya anak tiri. Emas biar dibuang dilumpur tetap emas tapi kalau t** di taruh di bejana yqng terbuat dari intan berlianpun tetap bau.

Si anak emas siap-siap dengan bapaknya lengser keprabon dengan ikhlas atau terpaksa dan dipaksa. Negeri dan sistem negara udah rusak. Ini mau dibenarin dulu oleh orang-orang yang amanah. Babay rezim korup, khianat dan maling.

Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *