TIGA TAHUN MANGKRAK, PEDAGANG PASAR KALIDERES SAMBANGI BALAIKOTA

News943 Views

Jakarta – Perwakilan pedagang pasar kalideres, Jakarta Barat mendatangi Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/5/24) pagi.

Mereka ingin mengadukan permasalahan mereka terkait pembangunan pasar kalideres yang sampai saat ini terbengkalai dan dinilai sangat merugikan para pedagang yang sehari-harinya mengais rezeki di pasar tersebut.

Salah seorang pedagang yang mengadu ke Posko Pengaduan Rakyat yang berada di Balaikota pagi ini adalah Norman Alfarizy warga Kalideres, Jakarta Barat.

Ia mengadu soal lambatnya pembangunan pasar kalideres yang memakan waktu hampir tiga tahun. Norman meminta Bapak PJ Gubernur DKI Jakarta agar mendorong Dirut Perumda Pasar Jaya segera merealisasikan pembangunan pasar yang saat ini terhenti.

Ia juga mengakui bahwa pihaknya telah menyurati pihak Pasar Jaya agar segera merealisasikan pembangunan pasar yang saat ini terhenti, namun pihak Pasar Jaya belum juga menanggapi permohonan ini.

“Jadi tujuan kami kesini, ke posko pengaduan rakyat ini, untuk menyampaikan aspirasi para pedagang pasar kalideres, Jakarta Barat terkait pembangunan pasar kalideres yang sampai saat ini belum terealisasi. Harapan kami kepada Bapak PJ. Gubernur DKI Jakarta supaya mendorong dan mendesak Pasar Jaya agar segera merealisasikan pembangunan pasar yang hampir tiga tahun terbengkalai,” ujarnya di meja pengaduan rakyat yang terdapat di pendopo Balaikota.

“Bahkan sebelumnya kami sudah menyurati pihak Perumda Pasar Jaya agar segera merealisasikan pembangunan pasar, namun sampai saat ini hal itu belum juga ditanggapi,” sambungnya.

Senada dengan itu, seorang pedagang lainnya, yaitu Mangasi Simanungkalit menegaskan, dirinya danpara pedagang yang lain sangat berharap kepada Pejabat Gubernur DKI Jakarta, agar meluluskan permohonan mereka terkait pembangunan pasar yang belum terealisasi.

Pasalnya kata dia, para pedagang sudah tidak tahan lagi berjualan di penampungan sementara yang sempit dan sesak serta sepi dari pengunjung.

“Kami sangat berharap kepada Bapak Pejabat Gubernur DKI Jakarta agar sekiranya bersedia meluluskan permohonan kami terkait pembangunan pasar yang belum juga terealisasi.

Lebih jauh Mangasi Simangkulangit menceritakan tentang lambannya pihak Pasar Jaya dalam pembangunan pasar yang awalnya berjanji hanya butuh waktu paling lama satu tahun.

Tetapi nyatanya kata dia, sampai saat ini, sudah hampir tiga tahun pembangunan pasar belum juga terealisasi.

Petugas di Posko Pengaduan Rakyat yang mewakili dari Biro Pemerintahan pun mendengarkan aspirasi para pedagang tersebut dan berjanji akan nenyampaikan permasalahan ini ke pihak terkait.

Kemudian perwakilan para pedagang pasar tersebut melanjutkan aksinya ke kantor tata usaha Gubernur dan kantor Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah.

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *