Skandal Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Juri Salah tapi Ngotot, Peserta Dipermalukan

News, Opini, Sosial255 Views

Pontianak, PBSN – Ketololan yang diperlihatkan dalam Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 yang digagas MPR RI di Kalimantan Barat itu tak hanya dipertontonkan oleh dua dewan juri itu, tapi juga oleh pembawa acaranya, termasuk peserta yang menjawab kemudian yang dibenarkan dan para penonton yang menyaksikan.

Bukannya membela peserta yang sudah menjawab dengan benar itu, tapi pembawa acara justru membenarkan dewan juri yang keliru, yang kemudian dibenarkan lagi oleh dewan juri kedua. Dan peserta lainnya yang menjawab sama dengan jawaban yang pertama, justru seenaknya saja diberi nilai 10, dan lawannya dikurangi nilai 5.

Terlihat sekali peserta yang sudah menjawab dengan benar itu kesal, sampai meminta bantuan penonton bahwa ia sudah menjawab dengan benar, tapi penontonnya juga tak berani bersuara, hingga dewan juri kembali menegaskan kekuasaannya, dan dibenarkan oleh dewan juri lainnya, termasuk pembawa acara, khususnya yang perempuannya.

Menurut saya bintangnya hanya satu orang, yakni Josepha Alexandra yang akrab disapa Ocha itu, siswi dari SMAN 1 Pontianak. Selebihnya, tak ada lagi yang layak dijadikan bintang. Termasuk, teman-temannya sendiri, peserta lawan, pembawa acara, penonton, dan dewan juri yang tak ada duanya itu. Sulitnya mengakui kesalahan bagi mereka yang sedang berkuasa.

Ya, betul. Ketololan yang dipertontonkan dalam Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026 ini sebuah cermin bahwa kebenaran itu bisa saja disalahkan karena faktor yang sederhana. Salah dengar, misalnya. Tapi kesalahan yang sederhana itu dipertahankan dengan berbagai cara, sehingga kesalahan itu bisa dibenarkan atau dimaklumi. Maka, ketololan berubah menjadi arogansi.

Penulis : Erizal