Antusias Penonton “Macam Betool Aja”!
Jakarta, PBSN – Film baru karya anak bangsa kembali meramaikan industri perfilman tanah air.
Film yang diwarnai nuansa hidup warga Sumatera Utara, khususnya keberagaman masyarakat di Kota Medan muncul di film bergenre komedi berjudul Macam Betool Aja,langsung mendapat antusias warga yang ingin menonton saat digelarnya screening film dan press conference di Epicentrum XXI di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan Rabu (28/1/2026).
Cerita film diawali dengan scene Alung, Igor, dan Ujay yang diperankan oleh Lolox, Andri Mashadi, dan Oki Rengga yang sedang mempersiapkan sebuah event, namun ternyata berakhir buruk. Kegagalan ini berujung mereka dipecat.
Setelah beberapa waktu ‘lontang-lantung’ tanpa kerjaan, ayah Alung akhirnya menawarkan kepada Alung untuk mengunakan salah satu propertinya untuk membuka usaha. Dimulai dari membersihkan ruko milik ayah Alung, akhirnya tiga sobat karib ini sepakat untuk memulai usaha event organizer (EO) bernama AIU, yang merupakan akronim dari nama Alung-Igor-Ujay.
Usaha EO yang mereka gagas mempertemukan mereka dengan Udin yang diperankan oleh Adi Sudirja, yang ingin menyewa jasa mereka untuk mempersiapkan pesta pernikahan mewah dengan perempuan yang dijodokan dengannya, yaitu Sofia yang diperankan oleh Michelle Ziudith.
Konflik dimulai ketika Sofia mendekati Igor untuk membantunya kabur saat pesta pernikahan berlangsung. Alasannya adalah karena dirinya tak mau menikah dengan Udin. Perjodohan Sofia dengan Udin sendiri didorong oleh utang budi orang tua Sofia pada keluarga besar Udin.
Rangkaian cerita dibalut apik dengan komedi dan kata-kata keseharian bahasa Medan, memang memberikan kesegaran pada masyarakat, yang selama ini banyak disuguhi film bernuansa horor dan genre lainnya.
Persahabatan tiga orang itu pun diuji dengan rasa tidak percaya, kecewa, walaupun berujung pada kembali bersatunya mereka, seakan-akan ingin menunjukkan kepada publik bahwa persahabatan sejati itu masih ada, di tengah realita perjuangan hidup.
Dan yang lebih bagusnya lagi, tiga karakter utama ini digambarkan berasal dari masyarakat biasa. Alung dengan karakter orang Tionghoa yang ayahnya memiliki toko, sementara Ujay berasal dari keluarga dengan ekonomi yang lebih rendah, yang harus menghadapi permasalahan rumah yang membutuhkan perbaikan hingga atap rumah bocor.
Film ini juga memperlihatkan keragaman budaya, menonjolkan bahwa tidak hanya ada masyarakat Batak yang ada di kota Medan. Kecuali Andri Mashadi dan Matias Muchus, keseluruhan pemain pun berasal dari Medan atau memiliki keturunan Sumatera Utara.
Bahkan Michelle Zudith yang ternyata lahir di Kota Medan 31 tahun yang lalu. Dirinya mengaku bangga bisa menunjukkan identitasnya sebagai aktris asal Medan.
“Happy banget karena film ini tidak hanya mengusung tema dan lokasi di Medan juga, tapi kita juga mengambil banyak sineas-sineas yang berasal dari Kota Medannya langsung,” kata Michelle Ziudith di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, dikutip PBSN, Kamis, 29 Januari 2026. BHS
