KATA POLRI TRAGEDI KANJURUHAN BUKAN KARENA GAS AIRMATA, INI KATA WARGANET

News283 Views

Jakarta – Warga net seakan tidak puas dengan pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo yang menyebut tragedi stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter tidak disebabkan oleh gas air mata.

Said Didu misalnya dalam cuitannya menengarai bahwa pernyataan Kadiv Humas Polri itu telah disesuaikan dengan kesimpulan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa penyebab tragedi tersebut adalah pintu dan tangga.

“Sepertinya semua diarahkan sesuai kesimpulan yg disampaikan oleh Bpk Presiden bbrp waktu lalu bhw penyebabnya adalah pintu dan tangga,” ujar Said Didu melalui akun Twitternya, Senin (10/10/22).

Lanjutnya pernyataan Kadiv Humas Polri itu juga setali tiga uang dengan pernyataan Tim Independen yang menyebut stadion Kanjuruhan tidak layak menyelenggarakan pertandingan laga Arema FC dan Persebaya.

“Tim Independen juga sdh buat pernyataan bhw stadion tdk layak,” ujarnya lagi.

Sementara itu pemilik akun @belboroby mengatakan “Ga malu pa bikin alesan macam bgini? Anak kecil ngeles masih bs d anggap lucu.nah ini astagaaaa. Ingin rasanya aku berkata kasar. KASAAARRRR….!!!

Senada dengan itu pemilik akun @aeidil mengatakan “Mau bilang goblok atau gimana bukan krn gas air tp krn kekurangan oksigen, coba situ masuk ruangan tembakkan 1 gas air mata apa kalian ga kehilangan oksigen”.

Sedangkan pemilik akun @ArdiPramudito mengatakan “Ga sekalian aja bilang penyebab kematian nya karena takdir pak?

Lanjut pemilik akun @HazHasibuan mengatakan “Yang pasti pelakunya Malaikat Izro’il, Polisi berani gak men-tersangka-kan dia..? Serius nanya.. Koplak kok dipiara..

“Asbun. Logika sederhana: la mereka sesak nafas kenapa? dalam hadapi kasus ini Polri terlihat tidak berpihak pada korban. Kapolri kehilangan ketegasan, padahal ada 133 nyawa jd korban,” cuit pemilik akun @hamidahzahra.

 

(Red)