Houston, PBSN – Cristiano Ronaldo (CR7) kembali membuktikan dirinya belum tamat. Sang kapten membawa tim nasional Portugal meraih kemenangan meyakinkan 5-0 atas timnas Uzbekistan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Houston. Dua gol yang dicetak Ronaldo tidak hanya membantu Selecao meraih kemenangan perdana, tetapi juga mengukuhkan dirinya sebagai pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda, dilansir dari Reuters, Rabu (24/6/2026).
Portugal langsung tampil agresif sejak menit awal. Baru enam menit pertandingan berjalan, Ronaldo sukses membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang dari sisi kanan. Dominasi Portugal berlanjut dan membuahkan gol kedua melalui tendangan bebas indah Nuno Mendes pada menit ke-17.
Uzbekistan sempat mencetak gol pada pertengahan babak pertama, namun wasit menganulirnya setelah tinjauan VAR menemukan adanya pelanggaran dalam proses serangan. Menjelang turun minum, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan umpan terobosan Bruno Fernandes untuk membawa Portugal unggul 3-0.
Memasuki babak kedua, tekanan Portugal tak mengendur. Gol bunuh diri penjaga gawang Uzbekistan, Abduvohid Nematov, memperlebar keunggulan menjadi 4-0 sebelum Rafael Leao menutup pesta gol lewat gol pada menit ke-87. Kemenangan telak ini membuat Portugal mengoleksi empat poin dan berada dalam posisi kuat untuk melangkah ke fase gugur. Sementara Uzbekistan terancam tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Di laga lain Grup L, timnas Inggris harus puas berbagi angka dengan Ghana setelah bermain imbang tanpa gol di Gillette Stadium, Foxborough. Meski lebih banyak menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang, pasukan Thomas Tuchel gagal menembus kokohnya pertahanan Ghana yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Inggris memperoleh beberapa peluang melalui Harry Kane, Anthony Gordon, dan Bukayo Saka. Namun, penampilan gemilang kiper Ghana Benjamin Asare membuat seluruh upaya The Three Lions berakhir sia-sia. Ghana juga beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik cepat, tetapi tak mampu mengubah peluang menjadi gol.
Hasil imbang tanpa gol tersebut membuat Inggris tetap berada di puncak klasemen sementara Grup L dengan raihan empat poin. Ghana menempel di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, sementara persaingan menuju babak 32 besar masih terbuka menjelang laga terakhir fase grup.
