TERUNGKAP, SENJATA PASOKAN BARAT UNTUK UKRAINA BEREDAR DI PASAR GELAP

Internasional183 Views

Washington – Departemen Pertahanan AS (Pentagon) sering mengingatkan pemerintah Ukraina untuk memastikan bahwa senjata yang dipasok Barat tidak jatuh ke tangan teroris dan militan.

Mengutip Sputniknews, Jum’at (13/5/22), secara khusus, ribuan sistem pertahanan udara portabel (MANPAD) yang dikirim ke Ukraina menjadi perhatian serius.

Selama periode tenang sebelum konflik dimulai pada tahun 2014, Ukraina mendapatkan reputasi sebagai ‘zona abu-abu’ di mana senjata menyebar tak terkendali ke seluruh dunia.

Khususnya pengiriman yang dilakukan kepada mantan pemimpin Libya Mohammed Gaddafi terjadi dalam laporan Dewan Keamanan PBB. Amnesty International telah mengumumkan bahwa meskipun Ukraina secara resmi bergabung dengan embargo senjata Uni Eropa ke Sudan Selatan, terdapat penjualan senjata dari Ukraina ke negara ini.
Isu ini mulai mengemuka lebih sering di AS, dengan konflik baru-baru ini di Ukraina.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan bahwa dia menuntut Kiev untuk secara ketat mengontrol senjata yang dikirim oleh Washington, dan bahwa dia secara khusus menekankan hal ini dalam pertemuan terakhirnya dengan mitranya dari Ukraina, Aleksey Reznikov, pada hari Rabu, (11/5/22).

Menurut data yang sebelumnya dibagikan oleh surat kabar Rusia Vzglyad, biaya senjata yang disetujui yang diatur sebagai bantuan AS ke Ukraina adalah 13,6 miliar dolar.

Dengan diperkenalkannya Undang-Undang Pinjam-Sewa untuk Ukraina, yang diberlakukan oleh Presiden AS Joe Biden untuk memfasilitasi pasokan bahan perang ke negara-negara sekutu selama Perang Dunia II, jumlah ini dapat mencapai 82 miliar dolar, melebihi pasokan senjata ke Afghanistan.

Pakar militer yang juga Wakil Pemimpin Redaksi majalah Arsenal Otechestva, Dmitriy Drozdenko, mengatakan kepada Vzglyad bahwa kekhawatiran Amerika adalah normal mengingat mayoritas senjata yang dipasok oleh Washington adalah senjata otomatis dan sistem portabel.

“Sistem Stinger buatan AS, kompleks anti-tank Javelin dan rudal anti-tank berpemandu NLAW buatan Swedia-Inggris dapat jatuh ke tangan teroris di negara-negara ini dan melakukan tindakan teroris, misalnya, dengan menjatuhkan pesawat,” ujar Drozdenko.

Senada dengan itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga mengatakan bahwa pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa senjata ini saat ini tersedia dari Ukraina, di mana ada ultra-nasionalis yang tidak mematuhi aturan militer, serta dari negara yang dikendalikan dengan lemah.

“Saya ingin menarik perhatian pada kompleks rudal portabel, yang merupakan senjata teroris. Tidak sia-sia bahwa kami memiliki perjanjian informasi bersama dengan AS selama bertahun-tahun tentang pengiriman MANPAD ke luar negeri,” ujar Lavrov.

Jadi, bagaimana dan dalam jumlah berapa senjata mematikan Barat sampai ke tangan negara atau kekuatan lain dari Ukraina?

Untuk alasan yang dapat dimengerti, volume ‘tumpahan senjata’ dari aliran di bawah ‘perjanjian pinjam meminjam’ saat ini sulit untuk diperkirakan. Namun, seorang sumber yang berbicara kepada saluran Telegram Nezygar mengatakan bahwa 15-20 persen senjata langsung dikirim ke negara-negara Afrika Utara, Barat dan Tengah. Pengiriman ini dilakukan oleh personel militer negara-negara tersebut yang memasuki Ukraina di bawah pendirian militer swasta.

Menurut saluran Telegram Nezygar, senjata yang diperoleh dari negara-negara Barat pergi ke Timur Tengah melalui rantai perantara yang terdiri dari perwira senior Israel dan digunakan untuk memperkuat kelompok anti-Iran di Suriah dan Irak. Itu juga dijual ke Myanmar dan Yaman untuk tujuan komersial.
Disebutkan bahwa proses tersebut dikoordinasikan oleh Kepala Kantor Presiden Ukraina Andrey Yermak dan agen dinas intelijen Inggris MI-6 yang bekerja untuk kantor ini. Dinyatakan bahwa pembayaran dilakukan dalam cryptocurrency dan uang tunai.

Selain itu, juga dicatat bahwa total volume penjualan barang bekas di pasar senjata Ukraina adalah $700 juta per bulan. Nilai transaksi itu tidak termasuk pembayaran yang dilakukan dengan mata uang kripto .

(Red/Sumber)