SERANGAN UDARA ISRAEL DI JALUR GAZA TEWASKAN 40 WARGA PALESTINA

Internasional762 Views

Yerusalem – Sedikitnya 40 warga Palestina tewas dan sekitar 100 lainnya terluka akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza.

“Tentara penjajah Israel telah melakukan pembantaian yang mengerikan di tengah Gaza, di mana jet tempur mengebom empat rumah warga sipil, mengakibatkan kematian 40 orang syahid dan lebih dari 100 orang terluka,” kata kantor media di Telegram seperti dikutip Anadolu Agency, Senin (26/2/24).

Tercatat bahwa lebih dari 90 persen korban adalah perempuan dan anak-anak.

Kantor media di Gaza itu menganggap “pemerintahan Amerika, komunitas internasional dan pendudukan (Israel) bertanggung jawab penuh atas kejahatan yang sedang berlangsung ini.”

Mereka menyerukan “dunia bebas untuk segera dan segera menghentikan perang genosida yang dilancarkan oleh tentara pendudukan terhadap warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan.”

Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas batas pada 7 Oktober oleh kelompok Palestina Hamas.

Perang Israel yang terjadi kemudian telah menewaskan lebih dari 29.410 orang dan menyebabkan kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok. Hampir 70.000 orang terluka.

Sekitar 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas sementara lebih dari 200 orang dibawa kembali ke Gaza sebagai sandera.

Perang Israel di Gaza telah menyebabkan 85% penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional.

Keputusan sementara pada Januari memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Namun, permusuhan terus berlanjut dan pengiriman bantuan masih belum cukup untuk mengatasi bencana kemanusiaan tersebut.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *