RUSIA MOBILISASI 87 RIBU ORANG UNTUK OPERASI MILITER KHUSUS

Internasional772 Views

Moskow – Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu menyatakan bahwa pihaknya merekrut 87.000 orang sebagai bagian dari mobilisasi parsial yang dikirim ke area aktivitas bersenjata di mana tugas operasi militer khusus dilakukan.

 “87 ribu orang dikirim ke area kegiatan bersenjata setelah pelatihan tambahan dan kegiatan koordinasi militer,” ujar Shoigu seperti dikutip Sputniknews, Selasa (1/11/22).

Kata dia, pihaknya juga melibatkan sekira 3.000 pelatih, yang memperoleh pengalaman tempur di zona operasi militer khusus.

“Kerja koordinasi militer unit yang dibentuk di poligon telah berakhir. Upaya utama difokuskan pada pelatihan lapangan, keterampilan dalam menggunakan alat komunikasi, navigasi, dan pengintaian, ” katanya lagi.

Shoigu menekankan sekali lagi bahwa tentara yang menyerahkan diri kepada pasukannya untuk wajib militer tidak akan dikirim ke zona operasi khusus.

Lebih jauh Shoigu menyatakan bahwa militer Rusia secara efektif telah mengurangi potensi militer Ukraina dengan menghancurkan infrastruktur kritis musuh.

“Kami terus secara efektif menghancurkan fasilitas infrastruktur militer, serta fasilitas yang mempengaruhi pengurangan potensi militer Ukraina, dengan tembakan yang dilakukan dengan senjata presisi tinggi. Selain itu, langkah-langkah komprehensif diambil untuk mencegah hilangnya nyawa warga Ukraina,” jelasnya.

Dia juga menuding bahwa rezim Kyiv melanjutkan aksi terorisnya yang bertujuan untuk menghancurkan penduduk sipil dan fasilitas sosial.

“Tentara Ukraina tidak berhenti menyerang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporozhye, titik evakuasi dan titik distribusi bantuan kemanusiaan, dan dengan sengaja melakukan penembakan di titik tersebut. tempat warga sipil berkumpul,” tandasnya.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *