RUSIA KLAIM BERHASIL TEWASKAN LEBIH 600 TENTARA UKRAINA DI KRAMATORSK

Internasional184 Views

Moskow – Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengumumkan bahwa lebih dari 600 tentara Ukraina tewas dalam operasi pembalasan di Kramatorsk.

Kata dia serangan Rusia itu dilancarkan sebagai tanggapan atas serangan Makeyevka, yang dilakukan pada Malam Tahun Baru yang mengakibatkan kematian 89 tentara Rusia.

“Kendaraan pengintai Rusia menemukan titik penempatan sementara tentara Ukraina di kota Kramatorsk (Republik Rakyat Donetsk), dan mengonfirmasi hal ini melalui beberapa saluran independen. Lebih dari 1.000 tentara Ukraina tewas,” kata Konashenkov seperti dikutip Sputniknews, Ahad (8/1/23).

Konashenkov menyatakan markas bernomor 28 dengan lebih dari 700 tentara Ukraina dan markas bernomor 47 dengan lebih dari 600 tentara Ukraina diserang di Kramatorsk sebagai bagian dari ‘operasi balas dendam’ yang diselenggarakan oleh pasukan gabungan Rusia.

Menurutnya serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas serangan rezim Kiev pada titik penempatan sementara tentara Rusia di pemukiman Makeyevka di Republik Rakyat Donetsk (DHC).

Konashenkov juga menyebut bahwa tentara Rusia melanjutkan ofensifnya setelah gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin saat Natal Ortodoks dari 6 Januari pukul 12:00 hingga 7 Januari pukul 23:59.

Konashenkov mencatat sebagai akibat dari aktivitas bersenjata di Wilayah Kharkov, lebih dari 30 tentara Ukraina tewas dan 2 kelompok sabotase dan pengintaian dinetralkan.

Dia juga menjelaskan bahwa lebih dari 50 tentara Ukraina tewas dalam kegiatan di arah Krasny Liman.

Selain itu dia menyebut upaya penyerangan oleh brigade mekanik ke-54 tentara Ukraina ke arah Donetsk berhasil dipukul mundur dan sedikitnya 70 tentara terbunuh.

Konashenkov menambahkan bahwa lebih dari 40 tentara Ukraina dinetralkan ke arah Donetsk Selatan.

(Red/Sumber)