Moskow – Badan Antariksa Federasi Rusia (Roscosmos) menyebut bahwa pihaknya telah meluncurkan satelit Iran ke orbit dari Kazakhstan Selatan.
Langkah itu dilakukan hanya tiga pekan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei berjanji untuk bekerja sama melawan Barat.
Kepala Roscosmos, Yuri Borisov mengatatakan, satelit penginderaan jauh Khayyam (dinamai penyair dan filsuf Persia abad ke-11 Omar Khayyam Red), diluncurkan oleh roket Soyuz Rusia dari pelabuhan antariksa Baikonur ke orbit.
“Satelit penginderaan jauh Khayyam Earth Iran telah berhasil dikirim ke orbit yang ditentukan dengan bantuan roket pembawa Soyuz-2.1b Rusia yang diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur dan booster Fregat,” kata Borisov seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu (10/8/22)
Kata dia, peluncuran satelit Iran adalah peristiwa penting dalam kerja sama Rusia-Iran.
“Peluncuran satelit yang sukses untuk dan pesanan dari Iran telah menjadi peristiwa penting dalam kerja sama bilateral Rusia-Iran yang membuka jalan untuk mengimplementasikan proyek-proyek baru dan lebih dimensional,” kata Borisov lagi.
Sementara itu, Iran telah memperoleh data pertama dari satelit Khayyam.
Data tersebut termasuk pengukuran telemetri yang diterima oleh stasiun darat Badan Antariksa Iran.
Satelit Iran dirancang untuk melakukan penelitian ilmiah, menguji teknologi saluran komunikasi antar-satelit, mengukur tingkat radiasi elektromagnetik, melakukan penyelidikan jarak jauh Bumi dan pemantauan lingkungan.
(Red/Sumber)
