RESPONS KRISIS UKRAINA, CHINA POSISIKAN DIRI NETRAL DAN OBJEKTIF

Internasional162 Views

Moskow – Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa pihaknya akan menjunjung tinggi prinsip-prinsip PBB dalam menyikapi krisis Ukraina.

Hal ini disampaikan Presiden Xi Jinping kepada wartawan pada hari setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (21/3/23).

“Saya ingin menekankan bahwa penyelesaian Ukraina kami terus dipandu oleh prinsip-prinsip Piagam PBB, kami berpegang pada posisi yang objektif dan tidak memihak,” katanya seperti dikutip Kantor Berita TASS.

Xi Jinping mencatat bahwa pihaknya secara aktif mempromosikan rekonsiliasi dan pemulihan negosiasi dan juga menganjurkan perdamaian serta dialog.

“Posisi kami didasarkan pada esensi masalah dan kebenaran. Kami berdiri kokoh di sisi kanan sejarah,” kata pemimpin China itu.

Sebelumnya pada 24 Februari, Kementerian Luar Negeri China menerbitkan dokumen 12 poin yang menguraikan posisi Beijing dalam penyelesaian politik krisis di Ukraina.

Di dalamnya, China menyebut negosiasi sebagai satu-satunya cara untuk menyelesaikan krisis di Ukraina dan meminta semua pihak untuk mendukung Moskow dan Kyiv dalam “bergerak menuju satu sama lain”, serta dalam awal dimulainya kembali dialog langsung.

Selain itu, China mendesak untuk tidak menambahkan bahan bakar ke dalam api, untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan krisis di Ukraina lepas kendali, dan untuk membantu meredakan situasi hingga penghentian total api dan permusuhan.

Dokumen tersebut mengatakan bahwa kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah semua negara harus dijamin.

China juga menyerukan untuk meninggalkan mentalitas Perang Dingin, menentang konfrontasi blok, dan mempertimbangkan kepentingan dan kekhawatiran keamanan yang wajar dari semua negara.

Juga ditekankan bahwa keamanan satu negara tidak dapat dipastikan dengan mengorbankan keamanan negara lain.

(Red/Sumber)