Perkuat Semangat Perdamaian dan Kemanusiaan, Mayjen TNI M. Asmi Hadiri Peringatan Hari PBB ke-81 di Afrika Tengah

Bangui, PBSN – Deputy Force Commander MINUSCA, Mayjen TNI Maychel Asmi, mewakili TNI dan Indonesia dalam peringatan Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Day) ke-81 yang berlangsung di ibu kota Bangui, Republik Afrika Tengah, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Peringatan tahun ini mengusung semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian nyata terhadap masyarakat di tengah upaya menjaga perdamaian dunia.

Peringatan UN Day tahun 2026 ditandai dengan kegiatan jalan sehat bertajuk Community Walk, yang menjadi simbol persatuan seluruh elemen PBB dalam mendukung stabilitas dan perdamaian di Republik Afrika Tengah. Acara ini dihadiri jajaran pimpinan senior MINUSCA, antara lain Wakil Khusus Sekretaris Jenderal/Penghuni Koordinator Mr. Mohamed Ag Ayoya, Wakil Khusus Sekretaris Jenderal (Urusan Politik) Mr. Ebrima Ceesay, Deputy Force Commander Mayjen TNI M. Asmi, serta Komisioner Polisi Ms. Li Fang.

Kehadiran Mayjen TNI M. Asmi dalam momen penting ini sekaligus mencerminkan peran strategis Indonesia melalui TNI dalam jajaran kepemimpinan misi perdamaian PBB di tingkat tinggi.

Dalam pernyataannya, Mayjen TNI M. Asmi menegaskan bahwa kehadiran pasukan penjaga perdamaian tidak hanya berbicara soal keamanan semata, tetapi juga tentang membangun hubungan yang erat dan humanis dengan masyarakat setempat.

“Perdamaian bukan sekadar meredam konflik, melainkan juga membangun kepercayaan, menumbuhkan harapan, dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Mayjen TNI M. Asmi.

Lebih dari sekadar seremonial, peringatan UN Day tahun ini juga diisi kegiatan kemanusiaan melalui kerjasama sipil-militer atau Civil-Military Cooperation (CIMIC). Tim MINUSCA memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis serta membagikan perlengkapan alat tulis bagi anak-anak di Bangui. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran PBB dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Melalui pelayanan kesehatan dan bantuan pendidikan ini, MINUSCA menunjukkan bahwa kehadiran kami tidak hanya diwujudkan melalui operasi keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat. Kegiatan kemanusiaan ini mencerminkan pendekatan menyeluruh dalam operasi pemeliharaan perdamaian, yang menempatkan keamanan, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan kepercayaan sebagai hal yang saling melengkapi,” jelasnya.

Semangat peringatan UN Day 2026 tidak hanya terasa di ibu kota Bangui, tetapi juga menyebar ke seluruh sektor operasi dan kamp MINUSCA di berbagai wilayah Republik Afrika Tengah. Hal ini membuktikan kesatuan tekad seluruh komponen misi untuk terus hadir dan memberikan dampak positif di tengah masyarakat.

Mayjen TNI M. Asmi juga menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam misi perdamaian PBB merupakan amanat konstitusi, sekaligus bukti konsistensi negara dalam menjaga ketertiban dunia.

“Bagi Indonesia, momentum ini merepresentasikan konsistensi TNI dalam menjalankan amanat konstitusi untuk turut serta memelihara ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Indonesia tidak hanya mengerahkan pasukan penjaga perdamaian, tetapi juga turut berkontribusi pada tingkat kepemimpinan strategis dalam operasi perdamaian dunia,” ungkapnya.

“Dan dari Bangui, Republik Afrika Tengah, semangat pengabdian prajurit TNI terus menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk perdamaian dunia,” tutup Mayjen TNI M. Asmi.

(Redaksi)