MUFTI YERUSALEM SEBUT PENGGEREBEKAN DI MASJID AL-AQSA GOYAHKAN STABILITAS KAWASAN

Internasional169 Views

Yerusalem – Mufti Yerusalem, Sheikh Mohammed Hussein mengatakan penggerebekan di Masjid Al-Aqsa oleh Menteri Keamanan Nasional Israel telah “menggoyahkan wilayah tersebut”

Mengutip Anadolu Agency, Selasa (3/1/23), Hussein mennegaskan bahwa penggerebekan Masjid Al-Aqsa merupakan penyerangan terhadap agama Islam dan budaya Arab.

Hussein, yang juga orator Masjid al-Aqsa, mencatat bahwa serangan menteri Israel “menarik Muslim dan Arab ke titik berbahaya” dan “mengacaukan kawasan sepenuhnya”.

“Penggerebekan ini mengungkap niat pemerintah sayap kanan Israel untuk mengubah status masjid (Masjid al-Aqsa),” tegasnya.

“Pemerintah Israel terdiri dari ekstremis kanan, pendukung pemukiman, pendukung pendudukan Palestina dan mereka yang berusaha menduduki Masjid Al-Aqsa,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir, yang dikenal karena tindakan provokatifnya, telah memasuki Haram-i-Sharif dengan menyerbu Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan ketat polisi Israel.

Ben-Gvir, pemimpin partai “Kekuatan Yahudi”, menjadi Menteri Israel pertama yang bertugas memasuki Masjid Al-Aqsa dalam 5 tahun terakhir.

Sebelum menjadi menteri di pemerintahan yang baru dibentuk, Ben-Gvir sering disebut-sebut karena penggerebekan Masjid al-Aqsa, hasutannya untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap warga Palestina, dan retorika rasisnya selama masa jabatannya sebagai anggota parlemen.

(Red/Sumber)