New York – Menteri Luar Negeri Tajikistan, Sirajeddin Muhriddin menyatakan bahwa negaranya akan melakukan yang terbaik untuk memastikan perdamaian dan keamanan di wilayahnya.
“Kami siap untuk melanjutkan negosiasi. Kami memiliki keyakinan penuh pada hak rakyat Tajik dan Kirgistan untuk membangun suasana harmoni, persahabatan dan kedamaian bersama dan hidup bersama,” ujar Muhriddin di hadapan para peserta Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-77, seperti dikutip Sputniknews, Ahad (25/9/22).
Dia juga menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi tentang konflik yang terjadi di perbatasan Kirgistan-Tajikistan pada pekan-pekan sebelumnya dan situasi terkini.
“Pasukan dan peralatan militer kedua belah pihak harus ditarik ke posisi permanen mereka. Inspeksi bersama dilakukan adalah yang terpenting,” ujarnya lagi.
Dia juga mengatakan bahwa kedua belah pihak telah berkomitmen l untuk menyelesaikan masalah bilateral, terutama melalui jalur politik dan diplomatik.
Menunjuk pernyataan yang dibuat oleh otoritas Kyrgyzstan mengenai konflik di perbatasan Tajik-Kyrgyz di PBB, Muhriddin mengatakan bahwa masalah perbatasan tidak berdasar dibawa ke agenda di Majelis Umum PBB.
Muhriddin menyatakan bahwa puluhan protokol ditandatangani antara kedua negara dalam 20 tahun terakhir karena negosiasi, dan protokol ini sebagian dilaksanakan sesuai dengan sikap kepemimpinan baru di Kirgistan.
Dia juga mengingatkan bahwa persoalan perbatasan tidak bisa diselesaikan dengan pernyataan-pernyataan yang populis karena dapat menimbulkan krisis.
“Perlu kerja sama yang matang atas dasar kemauan politik para pihak,” imbuhnya.
Muhriddin menambahkan bahwa hingga hari ini, kedua belah pihak dapat menyusun draft pernyataan untuk bagian 602 kilometer dari perbatasan kedua negara.
“Kami memiliki keyakinan penuh pada hak untuk hidup bersama. Kami siap untuk melanjutkan negosiasi. Kami memiliki keyakinan penuh pada hak rakyat Tajik dan Kirgistan untuk membangun suasana kerukunan, persahabatan dan kedamaian bersama dan hidup bersama,” jelasnya.
(Red/Sumber)
