MENHAN TURKI TEGAS, OPERASI MILITER DI IRAK UTARA HANYA TARGETKAN TERORIS

Internasional904 Views

Ankara – Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar menegaskan bahwa operasi militernya tidak mungkin membahayakan pasukan koalisi atau warga sipil.

Melansir Anadolu Agency, Sabtu (26/11/22), Menhan Akar menolak klaim bahwa pos pengamatan Amerika Serikat (AS) di utara Suriah telah diserang dalam operasi udara lintas batas Turki terhadap teroris YPG/PKK di Irak utara dan Suriah utara.

“Pasukan Turki hanya menargetkan teroris dan tempat persembunyian mereka selama operasi. Prinsip terpenting kami adalah tidak membahayakan warga sipil dan lingkungan,” jelasnya

Kata dia, hingga saat ini pihaknya telah melumpuhkan 326 teroris PKK/YPG.

Sebagian dari operasi saat ini, jelas Akar dilakukan dengan dukungan tembakan udara dan darat.

Pada Ahad pagi, Turki meluncurkan Operasi Claw-Sword, kampanye udara lintas batas melawan kelompok teror YPG/PKK yang memiliki tempat persembunyian ilegal melintasi perbatasan Irak dan Suriah.

Operasi udara negara itu menyusul serangan teror YPG/PKK pada 13 November di Jalan Istiklal yang ramai di Istanbul yang menewaskan enam orang dan menyebabkan 81 lainnya luka-luka.

Setelah operasi udara diluncurkan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mengisyaratkan kemungkinan operasi darat di utara Irak dan Suriah untuk menghilangkan ancaman teror, dengan mengatakan, “Ini tidak terbatas hanya pada operasi udara.”

Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turkiye, PKK – terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turkiye, AS, dan UE – bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi yang tidak bersalah.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *