ISRAEL BEBASKAN TAHANAN PALESTINA BERUSIA 83 TAHUN

Internasional284 Views
Ramallah – Tahanan Palestina tertua, Fuad al-Shubeki, 83, dijuluki “syaikh para tawanan”, dibebaskan setelah menyelesaikan hukuman 17 tahunnya.
Mengutip Anadolu Agency, Senin (13/3/23), Branche yang dibebaskan dari Penjara Asalan (Ashkelon) di Israel, dibawa ke pos pemeriksaan militer Terkumiye di kota Hebron dengan ambulans.
Branche disambut oleh keluarganya, aktivis dan otoritas Palestina.
“Kami tidak memiliki siapa pun selain Allah. Tahanan Palestina berada dalam keadaan pemberontakan terus-menerus. Mereka adalah martir yang hidup,” ujar Branche dalam sebuah pernyataan setelah pembebasannya.
Branche juga menyerukan kerja untuk pembebasan tahanan Palestina.
Gerakan Fatah menyiapkan program untuk Branche yang terdiri dari pemeriksaan kesehatan di Ramallah dan kemudian kunjungan ke makam mantan Presiden Palestina Yasir Arafat.
Karena usianya yang semakin lanjut, Branche yang menjadi tergantung pada dukungan sesama narapidana di penjara dalam beberapa tahun terakhir untuk memenuhi kebutuhannya, memiliki masalah kesehatan yang kronis.
Siapakah Fuad al-Shubeki?
Lahir di Gaza pada tahun 1940, Branche menyelesaikan pendidikan sarjananya di jurusan akuntansi Universitas Kairo, Mesir.
Menurut Liga Tahanan Palestina, Branche adalah orang yang bertanggung jawab atas administrasi keuangan pusat di Dinas Polisi Palestina dan menemani Arafat dalam perjalanannya ke negara-negara Arab.
Branche kembali ke Palestina dua tahun setelah Perjanjian Oslo 1993 antara Organisasi Pembebasan Palestina dan Israel.
Tentara Israel menuduh Branche bertanggung jawab atas penculikan senjata ini setelah operasi pada tahun 2002 di kapal “Karine A” di Laut Merah karena diduga membawa amunisi militer ke Palestina.
Setelah itu, Branche ditangkap oleh Otoritas Palestina pada tahun 2002 dan dikirim ke Penjara Jericho.
Di sisi lain, Israel menggerebek penjara pada 14 Maret 2006 dan menculik serta menangkap beberapa tahanan, termasuk Branche dan Sekretaris Jenderal Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Ahmed Sadat.
Dihukum 20 tahun penjara, hukuman Branche kemudian dikurangi menjadi 17 tahun.
(Red/Sumber)