HAMAS BERJANJI BAKAL BALAS DENDAM TERHADAP ISRAEL

Internasional243 Views

Lebanon – Kelompok Palestina Hamas berjanji akan memberikan tanggapan “tegas” terhadap setiap upaya pembunuhan Israel terhadap para pemimpinnya.

“Musuh Zionis yang kebingungan harus memahami bahwa setiap kerugian terhadap para pemimpin kami akan ditanggapi dengan tegas dan keras,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Anadolu Agency, Senin (28/8/23).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu mengancam bahwa para pemimpin Hamas akan membayar “harga penuh” atas serangan terhadap Israel.

Ancamannya muncul satu hari setelah wakil ketua Hamas Saleh al-Arouri mengatakan pemerintah Israel akan menderita “kekalahan besar, yang akan menyebabkan penarikan mereka dari seluruh Tepi Barat.”

“Para pemimpin pemerintah pendudukan, dengan kebijakan ekstremis mereka, akan menyebabkan perang habis-habisan di wilayah tersebut,” kata pemimpin Hamas tersebut kepada saluran TV Lebanon Al-Mayadeen.

Berbicara tentang al-Arouri, Netanyahu mengatakan bahwa, “Dia tahu betul mengapa dia dan teman-temannya bersembunyi.”

Harian Yedioth Ahronoth mengatakan pada Sabtu bahwa al-Arouri mungkin berada di urutan teratas daftar pembunuhan Israel.

Hamas menyebut ancaman Israel untuk membunuh al-Arouri atau pemimpin kelompok mana pun sebagai “ancaman kosong yang tidak akan berhasil melemahkan perlawanan.”

Pada 22 Agustus, kabinet keamanan Israel memberikan kepada Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant kekuasaan mutlak untuk mengambil keputusan apa pun terkait dengan penargetan orang-orang bersenjata Palestina.

Pada Sabtu, kelompok Palestina Hamas mengaku bertanggung jawab atas serangan penembakan yang menewaskan dua pemukim Israel di dekat Nablus pekan lalu.

Ketegangan meningkat tinggi di Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa bulan terakhir di tengah serangan berulang-ulang Israel ke kota-kota Palestina bersamaan dengan serangan dan penyerangan yang dilakukan oleh pemukim Israel yang biasanya dijaga oleh tentara Israel.

Lebih dari 200 warga Palestina tewas akibat tembakan Israel sejak awal tahun ini, menurut Kementerian Kesehatan.

Setidaknya 34 warga Israel – tentara dan pemukim – juga tewas dalam serangan Palestina pada periode yang sama, merupakan angka kematian Israel tertinggi sejak tahun 2005.

(Red/Sumber)