ERDOGAN SEBUT NORMALISASI HUBUNGAN TURKI DAN MESIR TERUS BERLANJUT

Internasional856 Views

Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa sama seperti hubungan antara Türki dan Mesir yang mulai terbentuk, hubungan dengan Suriah dapat mengikuti jalur yang sama di periode berikutnya.

“Tidak ada ruang untuk sakit hati dalam politik,” kata Erdogan di sebuah acara di provinsi Konya seperti dikutip Anadolu Agency, Senin (28/11/22).

Mengacu pada pertemuannya baru-baru ini dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Qatar, Erdogan mengatakan al-Sisi “sangat senang” dengan pertemuan ini dan keduanya juga menyampaikan keinginan yang sama.

Dia juga berharap proses normalisasi dengan Mesir terus berlanjut di tingkat menteri.

“Baru-baru ini, kami mengalami masalah dalam periode 9 tahun. Kami mengambil langkah ini (bertemu al-Sisi) malam itu, terutama atas bantuan emir Qatar. Setelah itu, kami mengadakan pertemuan terbatas dengan al-Sisi selama setengah jam atau 45 menit,” kata Erdogan lagi.

“Sekarang biarkan menteri kami memulai pembicaraan, dan kemudian mari kita memperluas dan mengembangkan pembicaraan kita, yang kami pedulikan hanyalah menghilangkan kebencian antara Anda (Mesir) dan Turki. Seharusnya tidak ada masalah seperti itu antara Turki dan Mesir di Mediterania,” sambungnya

Menurutnya saat ini prosesnya sudah dimulai dan kemudian dilanjutkan dengan menteri.

“Dan kemudian bersatu di Mediterania, karena hubungan antara rakyat Mesir dan Turki sangat berbeda, kita tidak boleh kehilangan kekuatan ini akibat orang lain,” tutur dia.

Erdogan mengatakan ada pihak yang ingin mengubah ketidakpuasan Türki dengan negara-negara Teluk menjadi keuntungan mereka.

“Ketika masalah ini dihilangkan, rencana pihak tersebut akan runtuh. Hubungan kami dengan Uni Emirat Arab (UEA) berada dalam posisi yang sangat baik. Ini akan lebih baik lagi ke depannya dan ini jelas mengganggu beberapa kalangan,” jelasnya.

Pekan lalu, Erdogan berjabat tangan dan mengobrol dengan sejawatnya dari Mesir Abdel Fattah al-Sisi saat keduanya bertemu di ibu kota Qatar di sela-sela pembukaan Piala Dunia 2022.

Hubungan diplomatik antara Turki dan Mesir dipertahankan pada tingkat rendah di kedua belah pihak sejak kudeta militer Mesir 2013 yang menggulingkan mendiang Presiden Mohammed Morsi.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *