BUNTUT PENGHINAAN TERHADAP NABI MUHAMMAD SAW, DUTA BESAR INDIA DI SEJUMLAH NEGARA DIPANGGIL

Internasional541 Views

Doha – Buntut penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW oleh Juru Bicara Partai Berkuasa di India, Qatar, Kuwait dan Iran memanggil Duta Besar India.

Melansir Anadolu Agency, Senin (6/6/22), dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pihaknya memanggil Dubes India untuk menyuarakan “kekecewaan terhadap Qatar dan penolakan total serta kecaman terhadap pernyataan kontroversial yang dibuat oleh seorang pejabat di partai yang berkuasa di India terhadap Nabi Muhammad.”

Nupur Sharma, juru bicara Partai Bharatiya Janata, telah membuat pernyataan yang menghina nabi dalam sebuah debat TV, yang memicu gelombang kecaman di dalam negeri dan dunia Islam.

Partai enggan memberikan komentar dan menonaktifkan juru bicara.

Juru bicara BJP lainnya Naveen Kumal Jindal dikeluarkan dari partai karena komentar yang dia buat tentang Islam di media sosial.

Menurut pernyataan itu, Menteri Luar Negeri Qatar Soltan bin Saad Al-Muraikhi menyerahkan sebuah catatan kepada utusan India yang menyatakan bahwa “pernyataan menghina ini akan mengarah pada hasutan kebencian agama dan menyinggung lebih dari dua miliar Muslim di seluruh dunia. ”

Doha mengharapkan “permintaan maaf publik dan kecaman segera atas pernyataan ini,” dari pemerintah India, tambahnya.

Kedutaan Besar India di Doha mengatakan di Twitter bahwa selama pertemuan tersebut, duta besar menyampaikan bahwa “tindakan keras telah diambil terhadap mereka yang membuat pernyataan yang menghina.”

Selanjutnya dicatat bahwa “kita harus bekerja sama melawan elemen-elemen nakal seperti itu yang bertujuan untuk melemahkan kekuatan hubungan bilateral kita.”

Sementara itu, Departemen Asia Selatan Kementerian Luar Negeri Iran juga mengatakan bahwa duta besar India di Teheran dipanggil untuk menyampaikan protes Iran atas pernyataan menghina tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan telah memanggil duta besar India dan menyerahkan nota protes, yang menyatakan “penolakan dan kecaman” atas komentar penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi juga merilis sebuah pernyataan, mengutuk pernyataan yang menghina itu sebagai tindakan yang “tidak dapat diterima.”

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) juga mengutuk pernyataan yang menghina tersebut.

Secara terpisah, dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan: “Pernyataan yang sama sekali tidak dapat diterima ini tidak hanya sangat melukai perasaan rakyat Pakistan tetapi juga miliaran Muslim di seluruh dunia.”

“Pakistan mendesak India untuk memastikan bahwa tindakan tegas dan dapat dibuktikan diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab untuk membuat pernyataan yang menghina dan menyerang martabat Nabi Suci Muhammad (SAW),” tambah pernyataan itu.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *