BIDEN TUDING PUTIN PENJAHAT PERANG, KREMLIN : RETORIKA SEPERTI ITU TIDAK DAPAT DITERIMA

Internasional1925 Views

Moskow – Juru Bicara Presiden Rusia, Dmytriy Peskov menilai sematan penjahat perang terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin oleh Presiden AS Joe Biden hanyalah retorika semata.

Bahkan kata Peskov tudingan itu tidak dapat diterima dan dimaafkan.

Melansir sputnik, Kamis (17/3/22), pernyataan Biden yang menyebut Putin sebagai penjahat perang didasari adanya informasi yang menyebutkan 295 orang dievakuasi dari Mariupol dan pemukiman sekitarnya dalam 24 jam terakhir setelah Rusia menyerang sebuah gedung dengan rudal Tochka.

“Kami menemukan pernyataan seperti itu oleh seorang presiden yang bomnya menewaskan ratusan ribu orang di seluruh dunia tidak dapat diterima dan tidak dapat dimaafkan,” ujar Peskov.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Rendah Parlemen Rusia, Vyacheslav Volodin, mengatakan bahwa satu-satunya tujuan serangan politisi AS terhadap Presiden Vladimir Putin adalah untuk menghancurkan Rusia.

Pasalnya kata dia, Kementerian Pertahanan Rusia telah membantah tuduhan bahwa tentara Rusia melakukan serangan udara ke gedung teater di Mariupol.

Bahkan dia balik menyebut bahwa gedung tersebut sengaja diledakkan oleh militan organisasi ultra nasionalis.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *