LBH MALANG MINTA REKONSTRUKSI TRAGEDI KANJURUHAN HARUS TRANSPARAN DAN AKUNTABEL

Hukrim917 Views
Malang – Tim investigasi Polri bersama TGIPF menggelar rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan di Mapolda Jatim, Rabu (19/10/22).
Menanggapi hal tersebut  Koordinator LBH Pos Malang, Daniel Siagian mengatakan bahwa pengusutan tragedi Kanjuruhan ini termasuk dalan kepentingan publik terkhusus untuk korban dan Aremania.
Menurut Daniel, rekonstruksi seharusnya dilakukan secara terbuka di Stadion Kanjuruhan, bukan secara tertutup di Polda Jatim.
“Rekonstruksi kejadian seharusnya dilakukan secara transparan dan akuntabel dan dilakukan secara terbuka di stadion kanjuruhan, bukan secara tertutup di Polda Jatim karena akan menimbulkan keraguan terkait transparansi hasil rekonstruksi,” ujar Daniel dalam keterangan tertulisnya.
Kata Daniel, pihaknya bersama koalisi masyarakat sipil lainnya yakni ; YLBHI, LBH Surabaya, IM57+ Institute, Kontras dan Lokataru terus mengawal pengusutan tragedi yang menyebabkan tewasnya ratusan suporter Arema itu.
Untuk itu pihaknya bersama koalisi masyarakat sipil menilai bahwa keterlibatan publik untuk memantau jalannya rekonstruksi harus menjadi prioritas utama dalam pengusutan tragedi kanjuruhan.
“Terlebih lagi, minimnya keterlibatan korban dalam rekonstruksi tersebut. Seharusnya keterlibatan publik dalam pemantauan rekonstruksi ini harus dilakukan terkhusus pihak saksi korban, hal itu sangat penting untuk menjamin Keadilan bagi korban serta agar fakta yang direkonstruksi secara terang-benderang dan tidak dikaburkan,” jelasnya.
Daniel juga mengingatkan Komnas HAM, TGIPF dan Polri agar menyelidiki dan mendalami dugaan keterlibatan aktor lain selain aktor lapangan yang dijadikan tersangka dalam tragedi Kanjuruhan dalam kerangka pertanggungjawaban komando.
“Maka proses penuntasan tragedi ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk memperjelas dugaan pelanggaran HAM dalam tragedi Kanjuruhan,” pungkasnya.
(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *