KAPOLRES MUNA UNGKAP KEMATIAN LA AMIS

Hukrim460 Views

Muna – Kasus kematian terduga pelaku pengancaman La Amis (43), yang diamankan jajaran Satreskrim Polres Muna mendadak viral.

Kepada Wartawan, Kapolres Muna AKBP. Mulkaifin menuturkan bahwa kronologis kejadian berawal pada hari Selasa (3/5/22) sekira pukul 21.00 Wita, terduga La Amis dalam kondisi mabuk keras digiring ke Polres Muna beserta barang buktinya yaitu sebilah badik.

La Amis digelandang ke Polres Muna berdasarkan laporan dugaan pengancaman kepada seorang wanita bernama Wa Aluma.

“Setiba di Polres, terduga dipersilahkan duduk lalu dilakukan interogasi, yang dalam pengakuannya, terduga baru saja melakukan pesta miras bersama teman-temannya dengan jumlah minuman 20 liter kameko (miras red) dan 5 liter arak, selajutnya terduga diminta beristirahat,” ujar Mulkaifin.

Lanjut Kapolres, sekira pukul 06.00 Wita, terduga La Amis menginformasikan kepada petugas piket jika dirinya BAB di celananya.

“Kemudian anggota Reskrim menghubungi istrinya, agar dapat datang ke Polres mengurus dan menggantikan pakaian terduga, namun istrinya menolak dan hanya menitipkan pakaian ganti,” tambahnya.

Kata Mulkaifin, usai membersihkan dirinya, beberapa menit kemudian anggota Reskrim Muna menyarankan terduga La Amis untuk beristirahat dan menenangkan diri.

“Namun tak diketahui, tiba tiba terduga meronta-ronta dan menendang-nendang kesakitan sambil mengeluarkan muntah, kemudian anggota reskrim melarikan terduga ke Rumah Sakit dr.Baharuddin,” terang Kapolres.

Beberapa menit kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan dan tindakan medis, terduga dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Kapolres, berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan pada tubuh korban.

Kata Kapolres, pihaknya juga telah menawarkan otopsi, namun keluarga korban menolaknya.

Walaupun demikian jelas Kapolres Muna pihaknya berharap keluarga korban menyetujui diadakan otopsi mengingat adanya pihak-pihak yang menanyakan tentang sebab akibat meninggalnya korban.

“Insya Allah, kami akan meminta kepada Polda Sultra untuk bisa melakukan otopsi,” tutup Kapolres Muna yang didampingi Kabag Ops Polres Muna, Kompol Ngatimin, Kabag Sumda AKP. Darsono dan Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Astaman Rifaldy.

(Machdin Raha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *