DIJEMPUT PAKSA JAKSA, ALVIN LIM : PASTI ADA PESANNYA NIH!

Hukrim925 Views
Jakarta – Jaksa menjemput paksa advokat Alvin Lim dari Bareskrim Polri.
Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Ade S mengatakan bahwa penjemputan Alvin Lim karena yang bersangkutan telah divonis 4,5 tahun penjara pada tingkat Pengadilan Tinggi DKI Jakarta terkait kasus pemalsuan surat.
Selanjutnya kata dia, Alvin Lim dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Salemba.
“Jadi AL (Alvin Lim) ditahan oleh JPU berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi DKI nomor 28/pid/2022/PT DKI. Dalam putusannya salah satunya melakukan penahanan. Jadi memerintahkan agar terdakwa ditahan dalam rumah tahanan negara,” kata Ade S, seperti dikutip detikcom, Selasa (18/10/22).
Ade juga mengatakan jaksa telah menerima putusan banding dari PT DKI Jakarta hari ini.
Setelah menerima putusan banding tersebut jelas Ade, Alvin Lim dijemput paksa oleh kejaksaan di Bareskrim Polri untuk melaksanakan amar putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
“Diambil dari Bareskrim terus langsung dibawa ke Rutan Salemba,” terangnya.
Dalam putusan banding itu, hakim tetap memvonis Alvin Lim dengan hukuman pidana 4,5 tahun penjara dan perintah agar terdakwa ditahan. Ade menegaskan bahwa proses kasasi tidak menghalangi penahanan terhadap Alvin Lim.
“Ya tetap dilakukan penahanan, kita kan melaksanakan putusan. Kecuali nanti kan ada perintah lain (ada putusan lain -red),” katanya.
Sebelumnya, advokat Alvin Lim divonis 4,5 tahun penjara terkait kasus pemalsuan surat. Kejaksaan pun menjemput Alvin Lim di Bareskrim Polri.
Sebagimana diketahui, per pukul 19.00 WIB, Selasa (18/10/22). Alvin Lim keluar dari gedung Bareskrim Polri ke ruang wartawan. Dia langsung masuk ke dalam mobil. Alvin pun buka suara terkait kasusnya.
“Baru putusan pengadilan. Seharusnya nunggu kasasi dulu, eksekusi, tapi kan ini pasti ada pesannya, nih,” kata Alvin Lim kepada wartawan.
Dalam kasus ini Alvin Lim divonis 4,5 tahun penjara oleh hakim. Alvin Lim dinyatakan terbukti bersalah oleh hakim melakukan tindak pidana pemalsuan surat secara berlanjut. Alvin Lim dinyatakan melanggar Pasal 263 ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *