TIM GABUNGAN TNI-POLRI BERHASIL EVAKUASI 15 PEKERJA DI NDUGA

Hankam157 Views
Jayapura – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa 15 orang pekerja bangunan Puskesmas di Distrik Paro, Kabupaten Nduga yang disandera oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) pimpinan Egianus Kogoya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri.
“Proses evakuasi melibatkan aparat gabungan TNI Polri menggunakan helikopter dan saat ini para Warga sipil yang berhasil diselamatkan berada di Kenyam, Kabupaten Nduga. Terima kasih atas bantuan dan kerjasama dari semua pihak,” tegas Pangdam XVII/Cenderawasih dalam siaran persnya, Rabu (8/2/23).
Senada dengan itu, Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring menyatakan ke 15 pekerja tersebut saat ini telah berhasil dievakuasi.
Danrem pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Nduga.
“Terimakasih kepada masyarakat yang telah membantu penyelamatan 15 orang pekerja yang telah disandera KST pimpinan Egianus Kogoya,” ujar Danrem.
Dikatakannya, bantuan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa masih lebih banyak masyarakat yang tidak setuju dengan aksi teror yang dilakukan oleh kelompok Egianus Kogoya.
“Proses penyelamatan ini berkat keberanian para pekerja yang telah berusaha kabur dari hutan dengan bantuan masyarakat,” ungkap Danrem 172/PWY.
“Hari ini TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi para pekerja dan sedang kami amankan. Saya rasa mereka pasti trauma sehingga kita akan fokuskan untuk pemulihan kondisi mereka, baik dari kondisi psikis dan fisik mereka,” tambahnya
Danrem menjelaskan bahwa 15 pekerja tersebut diancam oleh Egianus Kogoya akan dibunuh apabila tidak segera keluar dari Distrik Paro.
“Kita semua bersyukur masyarakat dengan sadar membantu sehingga mereka bisa melarikan diri keluar dari hutan dan berhasil dievakuasi TNI-Polri,” pungkasnya.
Sementara untuk pilot Pesawat Susi Air, Philip Mark Merhntens terang Danrem,  aparat gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pencarian.
(Red)