900 PERSONEL SATGAS PAMTAS RI-PNG TIBA DI MERAUKE

Hankam157 Views

Merauke – Danrem 174/ ATW Brigjen TNI E. Reza Pahlevi yang diwakili Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kasrem 174/ATW Kolonel Inf. Irvan Yusri memimpin upacara penerimaan satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 511/Dibyatara Yodha dan Yonif 725/Woroagi di Pelabuhan Yos Sudarso Merauke, Jum’at (9/9/22).

Diketahui sebanyak 900 personil Satgas Pamtas RI – PNG tiba di pelabuhan Yos Sudarso Merauke Papua Selatan menggunakan KRI Banjarmasin-592.

Dalam upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Selatan Yonif 511/DY menggantikan Yonif 123 Rajawali di wilayah Kabupaten Merauke dan Yonif 725/Woroagi menggantikan Yonif 410/Alugoro di wilayah Kabupaten Boven Digoel Papua Selatan.

“Tugas pokok kedatangan Satgas Yonif 511/DY dan Yonif 725/Woroagi di wilayah ini adalah untuk membantu Kodam XVII/Cenderawasih dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan wilayah perbatasan darat RI-PNG yang digelar di wilayah Papua dan melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial, komunikasi sosial serta tidak ada lagi operasi keamanan dengan kekerasan,” kata Danrem dalam amanat tertulisnya.

Lanjut dia, Kehadiran Satgas Pamtas di wilayahnya selama 9 bulan ke depan sejatinya membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kehadiran kalian di Bumi Cenderawasih ini harus mampu membawa manfaat bagi keamanan,
kedamaian dalam pembangunan masyarakat Papua, khususnya di wilayah Korem 174/Anim Ti Waninggap, dimana kalian akan menjalankan tugas selama 9 bulan kedepan, ” tegasnya.

Dalam pelaksanaan tugas operasi ini Danrem memerintahkan untuk selalu berkoordinasi dengan aparat terkait maupun tokoh-tokoh
yang ada diwilayah setempat sehingga pelaksanaan seluruh kegiatan di lapangan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Wilayah tempat kalian melaksanakan operasi ini yang sebenarnya relatif aman namun kalian harus tetap menjaga kewaspadaan serta disiplin dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang telah dilatihkan sebelum kalian berangkat kesini jaga dan kembangkan naluri keprajuritan kalian agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan,” imbuhnya.

“Di daerah ini terdapat beberapa satuan lain baik dari TNI maupun Polri dengan tugas yang berbeda-beda, oleh karena itu kenali satuan kawan yang ada dan lakukan koordinasi yang baik serta hindari kekerasan dalam penanganan suatu masalah di wilayah tugasnya, ” pungkasnya.

(Red)