Jakarta – Ekonom senior Rizal Ramli menyebut bahwa dirinya telah mewarning dampak negatif dari mega proyek listrik 35.000 MW yang dilaunching pemerintah pada tahun 2015 lalu.
RR pun menyebut bahwa realisasi proyek tersebut mengakibatkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) oversupply dan akhirnya merugi.
Lanjut RR, untuk menutupi kerugian tersebut, PLN mau tidak mau harus melakukan beberapa kebijakan yang pada akhirnya merugikan masyarakat.
Selain menaikkan tarif listrik, PLN juga menerapkan migrasi paksa konsumen PLN ke tarif lebih tinggi, PNS wajib pakai mobil listrik disubsidi dan penggunaan kompor listrik.
“Inilah yg mengakibatkan PLN oversupply & merugi! Sudah diwanti-wanti RR sejak 2015. Akibatnya tariff listrik dinaikkan, mingrasi paksa konsumen PLN ke segmen tarif lebih tinggi, PNS wajib pakai mobil listrik disubsidi negara, kompor listrik.
Kemana tuh promotor2 35.000 MW ?” jelas RR melalui akun medis sosialnya, Kamis (22/9/22).
(Red)
