UNTUK CIREBON LEBIH BAIK, DIDIT MULYADI SIAP TARUNG DI PILKADA KABUPATEN CIREBON 2024

Berita Daerah242 Views

Cirebon – Namanya Didit Mulyadi. Sosok bapak dua anak yang low profile ini merupakan tokoh masyarakat Kabupaten Cirebon yang amat berhasil sebagai Camat Pademangan, Jakarta Utara, DKI Jakarta. Pada jumpa pertama, penulis merasakan aura persahabatan yang akrab, yang membuat suasana nyaman seketika bagi siapapun yang ingin berjumpa dengannya.

Pewarta PPWI sangat beruntung dan berterima kasih mendapat kesempatan bertemu pria kelahiran Cirebon 57 tahun lalu ini, pada Minggu, 5 Mei 2024. Om Didit, begitu ia akrab disapa, menyambut kami dengan ramah dan penuh senyum. Kamipun tidak merasa sungkan untuk bercakap-cakap dengan pejabat pemerintahan di Ibukota Negara tersebut.

Merujuk data tahun 2021-2023, selain berhasil dalam menata administrasi di Pemerintahan Kecamatan Pademangan, lulusan Administrasi Negara Universitas Pasundan Bandung ini juga sukses dalam melakukan pembangunan di semua kelurahan di bawah kewenangan Kecamatan Pademangan. Kita dapat membayangkan betapa rumitnya mengelola masyarakat Jakarta yang amat pluralistik, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan manca negara. Jumlah penduduk kecamatan yang dipimpin Om Didit tidak kurang dari 170 ribuan jiwa dengan kepadatan 17 ribu/km2, tersebar di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Pademangan Timur, Kelurahan Pademangan Barat, dan Kelurahan Ancol, dengan total luas wilayah 9,91 km2.

Ketika secara berseloroh ditanyakan tentang sinyalemen keinginannya maju di Pilkada Kabupaten Cirebon pada November 2024 mendatang, suami dari Maryani Ambari itu dengan antusias menjawab bahwa dirinya siap berkarya sebagai Bupati Cirebon. “Yaa, saya akan maju di Pilkada Kabupaten Cirebon mendatang. Saya asli putra daerah Cirebon dan ingin sekali mengabdi bagi masyarakat di kampung halaman saya,” ungkap Drs. Didit Mulyadi, M.M. bersemangat.

Jika dirinya terpilih nanti, tambah lulusan pasca sarjana bidang Ilmu Administrasi STIAMI Jakarta ini, ia akan merangkul semua lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan satu sama lain berdasarkan apapun juga. “Ketika saya terpilih menjadi Bupati Cirebon, maka saya akan melakukan pemerataan, yakni mulai dari merangkul semua lapisan masyarakat tanpa harus memandang suku atau ras manapun, menciptakan lapangan kerja, dan membangun jalan-jalan yang pada rusak, baik jalan desa maupun jalan kabupaten. Saya juga akan memperhatikan guru ngaji dan pekerja sosial lainnya,” jelas Didit Mulyadi sambil menambahkan bahwa pengalaman panjangnya sebagai birokrat menjadi salah satu modal utama dalam mengelola pemerintahan yang baik dan efisien di Kabupaten Cirebon nantinya.

Terkait dengan partai pengusungnya, Om Didit secara diplomatis menjawab bahwa hal itu masih dirahasiakan. “Pasti kita akan kasih kabar lebih lanjut kepada temen-temen media,” katanya sambil tertawa kecil.

Menilik dari rekam jejak Om Didit di Ibu Kota, tokoh yang sudah malang melintang di pemerintahan itu tidak diragukan kemampuannya menjadi pemimpin tertinggi di sebuah daerah setingkat kabupaten. Sebagai seorang camat, Didit Mulyadi sukses dalam melaksanakan tugas yang diembankan kepadanya sesuai tugas pokok dan fungsinya. Melalui tangan dinginnya, ia berhasil menata sistim pemerintahan di tingkat kelurahan yang ada di bawah kewenangan Kecamatan Pademangan sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

Menurut penuturannya, selama menjabat sebagai Camat Pademangan, Didit Mulyadi, selain meningkatkan kualitas pelayanan, program kerja yang menjadi fokus perhatiannya adalah menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi serta bentuk-bentuk penyelewengan lainya; dan menyelenggarakan urusan pemerintahan kelurahan secara terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Di bidang ekonomi, Didit Mulyadi mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembentukan kelompok UKM produktif sesuai dengan potensi kelurahan dan peluang pasar, membentuk badan usaha milik kelurahan sebagai lembaga yang mengelola produktivitas usaha masyarakat, dan menjalin kerjasama dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat. Program itu dipadu dengan membangun pola kehidupan warga Pademangan menjadi masyarakat yang sehat melalui peningkatan kualitas kegiatan posyandu balita, posyandu lansia, dan kebersihan lingkungan.

Tidak hanya itu, rupanya Camat Pademangan yang satu ini giat membantu pembangunan atau merehabilitasi rumah tidak layak huni yang dilakukan berdasarkan skala prioritas. Om Didit juga aktif membentuk dan mengembangkan organisasi-organisasi masyarakat untuk membantu pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan atas dasar kepentingan masyarakat pada umumnya. Selain itu, ayah dari Muhammad Rafi Suryadi dan Muhamad Naufal ini juga mengorganisir kaum muda Kecamatan Pademangan, meningkatkan peran mereka sebagai kader pembangunan dan kader pemimpin masyarakat.

Berikut biodata singkat Drs. Didit Mulyadi, M.M.

Nama: Didit Mulyadi.
Tempat/Tgl. Lahir: Cirebon, 01-10-1967.
Agama: Islam.
Pendidikan: S-2.
Pekerjaan: Camat Pademangan, Jakarta Utara.
Nama Istri: Maryati Ambari.
Nama Anak: Muhammad Rafi Suryadi (29) dan Muhamad Naufal (23).

(JPR/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *