Sorong – Seluruh Prajurit dan PNS Koarmada III, serta Pengurus Daerah dan anggota Jalasenastri Armada III mengikuti sosialisasi dan edukasi cinta, bangga dan paham rupiah dari Bank Indonesia di Mako Koarmada III, Katopop, Sorong, Rabu (10/8/22).
Mengusung tema “Sinergi Bangga Rupiah Kepulauan Kasuari” kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung Analis Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Budi Sudaryono.
Budi Sudaryono mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan momen penting untuk menambah pengetahuan dan wawasan, sehingga, seluruh Prajurit dan Jalasenastri Koarmada III dapat mendukung terwujudnya cinta dan bangga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui eksistensi simbol uang rupiah.
Selain itu kata dia, sosialisasi ini dimaksudkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Dia juga mengatakan bahwa Bank Indonesia, secara terus menerus melakukan upaya edukasi kepada masyarakat agar dapat memahami ciri-ciri keaslian uang rupiah
“Sebagai warga negara, harus bangga serta merawat dan menjaga rupiah, termasuk menghindari jangan sampai terjadi kejahatan terhadap uang palsu, sehingga masyarakat di seluruh wilayah termasuk Koarmada III, bisa menggunakan uang rupiah sebagai bahan transaksi, untuk itu Bank Indonesia bertanggungjawab dalam mewujudkan sistem pembayaran yang efisien, cepat, aman dan handal di setiap daerah merupakan suatu hal yang mutlak,” jelasnya.
Sementara itu Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Irvansyah dalam sambutannya mengatakan, bahwa rupiah sebagai salah satu simbol kedaulatan negara dan merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Cinta rupiah ditunjukkan dengan mengenali, merawat dan menjaga rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah,” ujarnya.
Dengan begitu kata dia, ciri keaslian rupiah menjadi mudah dikenali dan menghindari peredaran uang palsu ataupun uang tidak layak edar.
Lanjut Pangkoarmada III, bangga terhadap rupiah juga dapat ditunjukkan dengan menggunakan rupiah pada setiap transaksi sehingga membantu menjaga kestabilan nilai tukar rupiah dan membangun kepercayaan dunia pada rupiah.
“Paham rupiah ditunjukkan dengan memahami fungsi rupiah sebagai nilai tukar dan cara mengelolanya, misalnya dengan bertransaksi dan berbelanja dengan bijak, berhemat dan berinvestasi,” ujar Pangkoarmada III lagi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho, Inspektur Koarmada III Laksamana Pertama TNI Atmudji, Pejabat Utama Koarmada III dan Komandan Satuan serta Kasatker Koarmada III.
(Red)
